Berita

Bisnis

REKLAMASI JAKARTA

Menteri-Menteri Jokowi Sudah Hadir, Ahok Malah Kirim Utusan

KAMIS, 30 JUNI 2016 | 14:31 WIB | LAPORAN:

Nasib proyek reklamasi pantai utara Jakarta ditentukan hari ini (Kamis, 30/6) dalam rapat Komite Gabungan yang terdiri dari dirjen dan deputi kementerian/lembaga terkait plus perwakilan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Tampak sudah hadir Menko Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli; Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti; Menteri Perhubungan Ignatius Jonan; Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya; beserta jajaran deputi dan dirjen masing-masing kementerian/badan.

Sementara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok tidak terlihat alias absen. Ahok mengutus Deputi Gubernur bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Oswar Muadzin.


"Komite mengecek, apa proyek ini sudah dilakukan dengan benar atau ngawur dan melanggar kaidah-kaidah profesional," jelas Rizal Ramli di Kantor Kemenko Maritim dan Sumber Daya, Jakarta.

Rizal menegaskan, di seluruh dunia, reklamasi hal yang biasa, namun tidak boleh dilakukan secara "ugal-ugalan" dan hanya motif keuntungan semata tanpa mengedepankan kepentingan publik, utamanya komunitas nelayan dan tata ruang.

"Reklamasi yg benar adalah reklamasi yang mampu mengintegrasikan berbagai kepentingan ini," imbuh Rizal.

Ia mengingatkan, ada tiga hal yang wajib diakomodir dalam proyek raksasa seperti reklamasi Pantai Utara Jakarta ini, yakni kepentingan negara, kepentingan rakyat dan kepentingan bisnis. Pemerintah akan sangat menentang jika reklamasi hanya menjadi sumber eksploitasi. Pulau yang dibangun hanya untuk kalangan kaya dan kalangan tertentu.

"Ini tidak bisa kita tolerir. Kita belajar dari Singapura,merenovasi daerah kumuh, dibangun rusun yang bagus, tapi juga didorong integrasi sosial. Misalnya ada komunitas India, Melayu, Chinese. Jangan sampai pembangunan pulau-pulau ini jadi super ekslusif, hanya untuk orang kaya saja," demikian Rizal.[wid]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya