Berita

foto: net

LPA Indonesia Kecam Keras Video "Lelaki Kardus"

KAMIS, 30 JUNI 2016 | 06:58 WIB | LAPORAN:

Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Indonesia mengecam keras para pihak yang telah memproduksi dan menyebarluaskan video berjudul "Lelaki Kardus" di situs layanan video www.youtube.com.

Pasalnya, dalam video tersebut menampilkan anak-anak pada tayangan dan nyanyian bertema dewasa.

"Hal ini dapat disetarakan sebagai bentuk perlakuan salah terhadap anak. Apabila materinya dibisniskan untuk tujuan komersial, maka patut diwaspadai ada unsur eksploitasi anak," kata Ketua Bidang Pemenuhan Hak Anak, LPA Indonesia, Reza Indragiri Amriel, Rabu malam (29/6).


Untuk itu, LPA Indonesia mengimbau masyarakat agar membangun persepsi bersama, bahwa video tersebut tidak ramah anak.

LPA juga meminta netizen agar tidak menyebarluaskan video tersebut. Termasuk juga hindari memberikan komentar yang merendahkan anak-anak. Khusus selama video tersebut masih ada di media daring.

Menurut Reza, penyaluran kreativitas seni ke dalam karya-karya, tidak harus mengorbankan martabat serta kehormatan anak.

"Sebaliknya, tetap menjunjung anak sebagai insan suci lagi mulia ciptaan Allah Swt. Tuhan Yang Maha Kuasa," tutur psikolog forensik kriminal tersebut.

Netizen juga diimbau agar melaporkan keberadaan video tidak ramah anak tersebut ke Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kominfo).

Serta meminta Kominfo untuk memblokir video tersebut, melalui alamat email aduankonten@mail.kominfo.go.id

Jika video tersebut diperkarakan dan diproses, LPA mengedepankan perlindungan martabat anak-anak yang tampil pada video dimaksud beserta keluarga mereka.

"Sungguh ironis apabila upaya perlindungan anak justru kian mendorong anak-anak ke posisi rentan terstigmatisasi, terlabeli, dan terhakimi," pungkas Reza.

Sebelumnya, dunia maya dihebohkan dengan video klip lagu berjudul "Lelaki Kardus". Lagu dengan lirik dewasa itu menceritakan tentang konflik rumah tangga karena sang suami selingkuh.

Lantas, sang istri pun meminta cerai, tapi justru disiksa oleh sang suami.

Lagu yang diciptakan oleh Ahmad Sawadi itu, dinyanyikan seorang anak di bawah umur, Nova Rizqi Romadhon.

Selain itu, dalam lagu tersebut juga terdapat lirik-lirik dengan kata yang tidak pantas. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Kampus Demokrasi Obama

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:54

Presiden Prabowo Kemudikan Kapal Indonesia Menuju Ekonomi Pancasila

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:36

Merekonstruksi Ulang Konsolidasi Kebangsaan

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:18

Keberadaan DSI Perlu Dievaluasi Ulang dalam Tata Niaga Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:59

Usaha Jufriyah Terus Keruk Cuan Bersama BRI

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:34

Perdamaian AS-Iran Tanpa Israel

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:16

Turnamen Tenis Meja Masduki Cup 2026 Mengukir Asa Menuju Pentas Dunia

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:55

BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Berbagai Solusi Finansial

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:35

Koperasi Menjaga Keseimbangan

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:15

Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan Harus jadi Kebutuhan

Selasa, 23 Juni 2026 | 02:55

Selengkapnya