Berita

foto :humas agp

Bisnis

Inilah Trik Artha Graha Peduli Jual Daging Segar Murah Rp 75 Ribu Per Kg

KAMIS, 23 JUNI 2016 | 16:44 WIB | LAPORAN:

Untuk mendukung keinginan pemerintah menyediakan daging segar dengan harga terjangkau, Artha Graha Peduli mengumpulkan peternak-peternak binaan yang bersedia menjual sapi dengan harga Rp 27 ribu per kg bobot hidup.

"Sebanyak seribu ekor sapi kami siapkan dari para peternak untuk mendukung kegiatan operasi pasar AGP sehingga masyarakat bisa mendapatkan daging segar dengan harga yang terjangkau," kata koordinator petani peternak binaan AGP, Sahar di Jakarta, Kamis (23/6).

Menurut Sahar, daging sapi segar operasi pasar AGP mulai 20 Juni 2016 sudah digelontorkan ke pasar becek atau pasar tradisional di sejumlah wilayah Ibukota Jakarta dan dijual seharga Rp 75 ribu per kg.


"Meski harganya miring kami pastikan peternak tetap mendapat untung walau dengan margin relatif tidak besar. Jadi sama sekali tidak merugikan peternak,” katanya melalui rilis.
 
AGP, lanjut Sahar, mendukung Indonesia menjadi negara swasembada daging sapi dalam 10 tahun ke depan seperti yang diinginkan Presiden Jokowi.

Sahar yakin target swasembada itu bisa tercapai asal dilakukan pembenahan dari hulu sampai hilir. Saat ini, produksi daging sapi sebagian besar (90 persen) berasal dari peternakan rakyat dan sisanya dari perusahaan dan peternakan milik pemerintah.

Peternakan rakyat selain skala kepemilikannya kecil, juga sifat komersialnya belum terbangun dengan baik sehingga seringkali sapi betina dewasa yang masih produktif dijual atau dipotong.

"Itulah sebabnya kami melakukan pembinaan dan menjadi Bapak Angkat peternak sapi, termasuk bagaimana memperbanyak pembibitan, pengadaan pakan, dan distribusinya," kata Sahar.

Dengan adanya kasus harga daging yang gonjang ganjing setiap Ramadhan dan menjelang Lebaran yang terus berulang setiap tahun, Artha Graha Peduli siap membantu negara untuk lebih memperhatikan pengembangan sapi di tingkat peternak.

"Petani peternak, katanya, masih memelihara sapi cuma satu, dua, tiga saja, belum seperti perusahaan yang ada di perusahaan-perusahaan di luar negeri," jelasnya.

Pembinaan yang dilakukan AGP termasuk bagaimana biaya untuk membesarkan sapi itu lebih murah dan juga pemasaran serta distribusinya.

"Dengan pembinaan seperti itu, Insya Allah harga daging sapi dan petani bisa sama-sama untung," tambah Sahar.[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya