Berita

foto :net

Bisnis

Zero Accident Warning Untuk Korlantas Polri

RABU, 22 JUNI 2016 | 11:49 WIB | LAPORAN:

Target zero accident (nol kecelakaan) yang dicanangkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebagai koordinator penyelenggara angkutan mudik Lebaran 2016, adalah peringatan untuk Polri, khususnya Korps Lalu Lintas Polri.

Target bisa tercapai, apabila semua pihak yang terlibat, kerja keras, serius dan fokus,sesuai dengan kewenangan masing-masing.

"Luar biasa, jika target zero accident bisa tercapai.Upaya itu untuk menyelamatkan jiwa manusia. Semua pihak harus mendukung,” kata Ketua Presidium Indonesia Traffic Watch (ITW) , Edison Siahaan dalam keterangannya, Rabu (22/6)


Menurut Edison, banyak pihak yang kaget bahkan tidak yakin target zero accident tercapai. Mengingat, setiap tahun pada musim mudik Lebaran, angka kecelakaan dan korban jiwa di jalan raya tidak menurun.

Berdasarkan data di Kemenhub kasus kecelakaan pada 2012 sebanyak 5.013 dengan korban meninggal sebanyak 908 jiwa. Sedangkan pada 2013 kasus kecelakaan sebanyak 3.061 dengan korban jiwa 686 orang.Kemudian pada 2014 kecelakaan sebanyak 3.888 kasus dan menelan korban sebanyak 714 jiwa. Sementara pada 2015 lalu tercatat kecelakaan sebanyak 3.049 dengan korban meninggal 657 jiwa.

"Maka perlu kerja keras dan keseriusan untuk mencapai target zero accident itu," ujar Edison.

Dia menambahkan, sebagai mantan Kakorlantas Polri, tentu Puji Hartanto saat ini sebagai dirjen Hubdar Kemenhub, sangat memahami upaya yang harus dilakukan untuk mengatasi permasalahan di jalan raya.

ITW mengingatkan, Korlantas Polri yang mulai sekarang sudah harus menyiapkan berbagai skenario rekayasa lalu lintas.

"Ini menjadi ujian atas kemampuan dan profesionalitas Korps Lantas Polri yang dipimpin Irjen Agung Budi Maryoto," ujar Edison.

Selain itu, Edison juga mengingatkan Kemenhub agar memeriksa kesiapan sarana prasarana dari mulai kendaraan angkutan mudik lebaran, terminal, rambu-rambu, dan infrastruktur jalan. Serta memastikan kesiapan koordinasi dengan pemerintah daerah yang dilalui para pemudik.[wid]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya