Berita

Bisnis

Jokowi Bersikeras, Harga Daging Sapi Mesti Rp 80 Ribu

SELASA, 21 JUNI 2016 | 14:20 WIB | LAPORAN:

Presiden Joko Widodo menegaskan akan mengejar target realisasi harga daging sapi senilai Rp 80 ribu per kilogram.

Memang selama ini target itu mendapat cibiran dari banyak pihak. Selain karena belum sepenuhnya terealisasi sampai jelang pertengahan Ramadhan ini, target itu juga dianggap tidak masuk akal.

Jokowi tidak mau tahu. Dia bersikeras, harga daging sapi ideal yang seharusnya berlaku di Indonesia adalah Rp 80 ribu per kilogram. Menurut dia, harga tersebut merupakan harga yang telah dikalkulasi sebelumnya.


"Saya sampaikan bolak-balik kalau negara lain harga daging itu bisa Rp 55-60 ribu. Ini bukan cerita, saya dapat invoicenya langsung. Kita di sini juga mesti mengarahkan ke sana (Rp 80 ribu). Itu sudah dikalkulasi," ungkap Jokowi saat meninjau peternakan sapi PT Karya Anugerah Rumpin di Jalan Raya Cibodas Nomor 99, Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/6).

Presiden tegas mengenai niatnya mengejar target realisasi harga daging sapi ideal tersebut. Saat ini, pemerintah bersama dengan swasta sudah melaksanakan operasi pasar guna menindaklanjuti hal tersebut.

Jokowi tetap pada keinginan awal mewujudkan harga daging dan bahan-bahan pokok yang terjangkau sehingga masyarakat kecil bisa menikmati daging terutama pada saat hari raya Lebaran.

"Ya, harus dikejar terus dan saya kira sekarang ini ada 10 perusahaan BUMN dan swasta yang bergerak di pasar menjual dengan harga Rp 70-80 ribu," katanya. [ald]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya