Berita

Bisnis

Bazar Rakyat Di SMA Garuda Cendekia, Migor Rp 7 Ribu/Liter

JUMAT, 17 JUNI 2016 | 15:17 WIB | LAPORAN:

Lebih dari 5 ribu liter minyak goreng kemasan seharga Rp 7 ribu per liter disalurkan dalam kegiatan Bazar Rakyat di SMA Garuda Cendekia, Jakarta Selatan.

Kegiatan ini melibatkan langsung pendiri Yayasan Cerdas Cendekia.

Praktisi pendidikan nasional, Arief Rachman didampingi Direktur Eka Tjipta Foundation, Hasan Karman dan Head of Global Communication APP Sinar Mas, Randy Salim saat penjualan minyak goreng kepada warga sekitar, kemarin (Kamis, 16/6).  


"Bazaar kami lakukan tidak saja sebagai dukungan terhadap upaya pemerintah menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok, tapi juga dilatari semangat untuk berbagi dengan sesama, sekaligus bersilaturahim dengan mitra kami," kata Hasan Karman di sela penjualan.

Menurutnya, kegiatan ini tetap melibatkan para siswa karena pada sore hari, dirangkai dengan Letto-APP Goes to School.

"Kegiatan ini merupakan momentum bagi kami untuk menjalankan program corporate social responsibility dengan mengedepankan produk dan merek andalan milik sendiri," urai Hasan.

Visi Yayasan Cerdas Cendekia dalam mendorong pendidikan yang inklusif, menurutnya, sejalan dengan salah satu fokus program ETF selama ini, yaitu membantu meningkatkan serta memeratakan kualitas pendidikan serta pengajaran nasional.   

ETF sendiri adalah organisasi nirlaba yang didirikan oleh keluarga Eka Tjipta Widjaja untuk mewadahi pelaksanaaan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan yang berada dibawah bendera Sinar Mas, dengan salah satu fokusnya di ranah pendidikan.   

Sepanjang tahun ini saja, Sinar Mas telah menyalurkan sekitar 310 ribu liter minyak goreng kemasan. Sedangkan jumlah Al Quran yang didonasikan APP Sinar Mas sejak tahun 2008 sampai sekarang diperkirakan segera mencapai 500 ribu mushaf, termasuk pula Al Quran Braile bagi tuna netra.[wid]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya