Berita

M. Jafar Hafsah

Jafar Hafsah: Arah Pembangunan Harus Miliki Tiga Sifat

JUMAT, 17 JUNI 2016 | 07:11 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Lembaga Pengkajian MPR RI bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Palembang melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema "Reformulasi Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional" di Hotel Aryaduta Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (16/6). FGD tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua Lembaga Pengkajian MPR, Mohammad Jafar Hafsah.

Pada kesempatan itu, Jafar Hafsah menyatakan, dari banyak diskusi yang dilakuakn MPR, masih banyak kelemahan pada Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) manjadi alasan untuk diharapkannya kembali sebuah Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) sebagai dokumen negara dalam bentuk perundang-undangan.

"SPPN yang ada selama ini dinilai mempunyai banyak kekurangan karena hanya tergantung kepada perencanaan Presiden dan Kepala Daerah yang terpilih pada periode tersebut," ungkapnya.


Kata Jafar Hafsah, diharapkan ada kebijakan Pemerintah yang dapat beradaptasi pada perubahan serta mengikat pelaksanaannya, serta perlu adanya pengawasan secara baik.

"Arah kebijakan pemerintah yang dimaksud adalah baik berupa SPPN, GBHN atau lainnya. Yang terpenting adalah hal tersebut harus bersifat filosofis, aplikatif, dan juga keberlanjutan pelaksanaannya," lanjut dia.

Peserta dan narasumber pada FGD tersebut, berkesimpulan bahwa jika ingin menghidupkan kembali GBHN dapat diwujudkan dengan menyelaraskan sistem ketatanegaraan yang sedang berlaku. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya