Berita

Waktu Berzakat Fithrah

RABU, 15 JUNI 2016 | 16:46 WIB | OLEH: MUHAMMAD SULTON FATONI

SEJAK masuk bulan Ramadhan kita sering melihat orang-orang menunaikan zakat fithrah.

Tetangga saya, Wahyudi mengeluarkan zakat fithrah di hari pertama bulan Ramadhan. Berbeda lagi dengan teman kantor saya yang sering berzakat fithrah menyesuaikan tanggal gajiannya.

Sedangkan Ustadz di kampung saya selalu menunaikan zakat fithrah di saat kumandang takbir di malam Idul Fitri. Tidak tampak kesamaan dalam satu hari, misalnya.


Namun meskipun tidak ada kesamaan hari faktanya tidak ada kehebohan. Berbeda jika hal ini terjadi dalam kasus penentuan awal Ramadhan dan hari Idul Fitri. Kok bisa  ya?

Materi yang perlu diperhatikan umat Islam adalah tentang 'waktu diperbolehkan menunaikan zakat fithrah' dan 'waktu wajib menunaikan zakat fithrah'.

Imam Syafii dalam kitab 'al-Umm' membolehkan seorang muslim menunaikan zakat fithrah sejak awal bulan Ramadhan. Alasannya, Ramadhan sebagai bagian dari sebab kewajiban zakat fithrah, telah tiba. Contoh, Wahyudi yang selalu menunaikan zakat di awal Ramadhan itu sifatnya mempercepat saja, bukan waktu wajib menunaikan zakat fithrah.

Sedangkan batas akhir waktu diperbolehkan menunaikan zakat fithrah adalah sebelum salat Idul Fithri di pagi hari. Bahkan ada pendapat ulama yang masih memperbolehkan menunaikan zakat fithrah di waktu paling akhir, yaitu sebelum tengah hari pukul 12.00 WIB tanggal 1 Syawal. Artinya masih diperbolehkan menunaikan zakat fithrah setelah salat Idul Fitri, yang penting sebelum pukul 12 WIB.

Keleluasaan waktu ini tentu memudahkan umat Islam, terutama bagi mereka yang kelupaan berzakat fithrah sehingga masih berkesempatan untuk berzakat fithrah setelah salat Idul Fitri.

Sedangkan 'waktu wajib menunaikan zakat fithrah, KH Nawawi Banten (1814-1897M) dalam kitab 'Nihayatuz Zin' menjelaskan, yaitu saat mengalami masa bulan Ramadhan (bi idraki juz'in min ramadhana) dan bulan Syawal (juz'in min syawwal) meskipun hanya sebentar.

Saya teringat ustadz di kampung saya yang selalu menunaikan zakat fithrah saat malam takbiran. Rupanya dia selalu ingin memastikan bahwa umur dirinya masuk di waktu Ramadhan dan Syawal dan itu berarti sudah waktunya wajib menunaikan zakat fithrah.

Penulis adalah Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Wakil Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya