Berita

Yuwono A. Putranto/net

Indonesia Berperan Besar Dalam Perlindungan Hutan Global

RABU, 15 JUNI 2016 | 08:47 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Indonesia dipandang sebagai mitra dunia yang berhasil dalam melakukan transformasi untuk memperkuat regulasi dan penegakan hukum di bidang perlindungan hutan tropis serta pengakuan hak-hak masyarakat adat. Proses ini tidak terlepas dari upaya-upaya koherensi kebijakan di tingkat nasional, provinsi dan daerah serta kerja sama baik di tingkat bilateral maupun internasional.

Hal ini mengemuka dalam salah satu tema pada Konferensi Oslo REDD Exchange 2016, perhelatan terbesar di dunia dalam pembahasan pengurangan emisi dari perusakan hutan (REDD+), yang sedang berlangsung di Oslo, Norwegia, mulai hari ini (Selasa, 14/6), waktu setempat.

Perdana Menteri Norwegia, Erna Solberg membuka langsung konferensi yang digelar selama dua hari itu.


Dalam sambutannya, PM Erna Solberg mengingatkan kembali mengenai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB yang menargetkan penghentian perusakan hutan pada tahun 2020 dan Persetujuan Iklim di Paris yang mencanangkan untuk membatasi kenaikan temperatur global di bawah 2°C. Untuk mencapai tujuan ini, kemitraan dari semua pemangku kepentingan sangat diperlukan.

PM Erna Solberg juga menyampaikan apresiasi kebijakan Presiden RI Joko Widodo dalam melakukan moratorium pemberian izin untuk usaha kehutanan dan lahan gambut.

Duta Besar RI untuk Norwegia, Yuwono A. Putranto yang menghadiri konferensi itu menjelaskan bahwa Oslo REDD Exchange 2016 dihadiri oleh 500 delegasi yang terdiri dari para pembuat kebijakan dan praktisi di bidang REDD+ di seluruh dunia. Tercatat pula partisipasi di tingkat Menteri dari sejumlah negara mitra REDD+.

"Konferensi ini merupakan forum untuk saling bertukar pandangan, pengalaman dan gagasan ke depan mengenai langkah-langkah nyata mewujudkan sasaran penghentian deforestrasi dan target pembatasan kenaikan temperatur," kata Dubes Yuwono A. Putranto dalam keterangannya, Rabu (5/6).

Lebih dari 60 orang Indonesia menghadiri konferensi itu, yaitu dari Kementerian LHK, Badan Restorasi Gambut, Pemprov Sumsel, Pemprov Kalbar, Pemprov Kaltim, Pemprov Papua Barat, KBRI Oslo, sektor swasta dan LSM.

"Indonesia mengambil peran aktif dalam perhelatan akbar ini. Diantaranya adalah Kepala Badan Restorasi Gambut, Nazir Foead, Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian LHK, Nur Masripatin dan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin dan Kepala Badan LH Kaltim, Riza Indra Riadi dan Tony Wenas, Kadin/Presiden Direktur APRIL," papar Dubes Yuwono A. Putranto.

Terdapat dua tema yang khusus membahas mengenai Indonesia, yaitu: "Indonesia: Can business-as-usual deforestration be confronted and reserved?" dan "Kalimantan, Indonesia: What are the prospects for transformational change in land-use?".

Dubes Yuwono A. Putranto menambahkan, Indonesia dan Norwegia memiliki kemitraan bilateral di bidang REDD+. Hubungan kedua negara di bidang kerja sama lingkungan hidup dan kehutanan terus mengalami peningkatan.

"Pada bulan September 2015, Menteri LHK RI, Siti Nurbaya melakukan kunjungan kerja ke Norwegia. Kunjungan itu dibalas oleh Menteri LH dan Iklim Norwegia Vidar Helgesen yang melawat ke Indonesia pada bulan Februari 2016," ungkapnya. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya