Berita

tjahjo kumolo/net

Nusantara

Mendagri: Satpol PP Jangan Sok Berkuasa

SENIN, 13 JUNI 2016 | 06:32 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyesalkan kasus razia warung makanan oleh petugas Satpol PP saat bulan Ramadhan di Kabupaten Serang, Banten belum lama ini. Dia menilai sikap tersebut "over acting" sehingga malah menimbulkan ketidaksimpatisan warga.

Dia mengatakan telah meminta direktur Satpol di jajaran Kemendagri untuk meninjau lokasi Serang. Selain itu juga untuk menegur dan mengingatkan jajaran satpol PP di sana agar tidak arogan dan mengedepankan penyuluhan.

"Ini juga untuk mengigatkan seluruh jajaran Satpol PP di Indonesia supaya introspeksi diri. Dalam bertugas tidak arogan, kedepankan penyuluhan," kata Mendagri di Jakarta, Minggu (12/6).


Menurut politisi PDIP ini, dalam melaksanakan keputusan/instruksi kepala daerah dan mengamankan peraturan daerah (perda) petugas Satpol PP harus bersikap simpatik dengan melakukan penyuluhan terlebih dahulu. Bukannya, "over acting" sehingga warga justru merasa terintimidasi.

Kemudian, lanjut Mendagri, terkait warung makan yang tetap buka/berjualan di siang hari saat puasa, sebaiknya Satpol PP mengingatkan dulu. Misal untuk tidak mencolok guna menghormati masyarakat yang berpuasa. Dia menegaskan, harus menjaga toleransi masyarakat yang beragam ini.

"Contohnya, bagian depan warung ditutup tirai, atau pintunya saja dibuka. Kita wajib saling menghormati, begitu juga yang tak puasa. Pengendalian diri itu penting," ujar dia.

Mendagri menambahkan, tugas Satpol PP memang sebagai pelaksana perda dan instruksi/keputusan kepala daerah. Namun bukan berarti harus bersikap arogan dalam menertibkan masyarakat. Sebagai pembina Satpol PP, Mendagri ingatkan petugas harus bersikap bijak dan manusiawi.

"Sejak Tahun 2015, saya sebagai pembina Satpol PP minta supaya tugas para petugas ini mengendepankan simpatik dan mengutamakan penyuluhan. Jangan "sok berkuasa". Masyarkat di daerah harus ditertibkan secara manusiawi," tukas Mendagri. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya