Berita

foto: net

Nusantara

Seniman Reyog Ponorogo Minta Bandara

MINGGU, 12 JUNI 2016 | 10:51 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Seniman Reyog Ponorogo yang ada di Jabodetabek meminta para pemangku kepentingan untuk segera mewujudkan bandar udara (bandara) komersil di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Hal ini disampaikan setelah usulan menjadikan Pangkalan Udara (Lanud) Iswahjudi Madiun sebagai bandara komersial ditolak karena merupakan kawasan pertahanan udara Indonesia.

Sekretaris Komunitas Reyog Ponorogo (KRP), M Syaiful Jihad mengatakan pembangunan bandara akan mempercepat proses pembangunan, khususnya sektor pariwisata mengingat Kabupaten Ponorogo begitu banyak potensi alam, wisata dan merupakan pusat kesenian Reyog di Indonesia bahkan dunia.

"Jarak tempuh Ponorogo dengan bandara terdekat berkisar empat sampai lima jam yaitu dari bandara Solo, Jogjakarta atau Surabaya, terlalu memakan waktu," kata Syaiful di Jakarta, Minggu (12/6).


Dari data, menurut Syaiful, wisatawan yang berkunjung ke Ponorogo pada tahun 2012 sebanyak 50 orang berasal dari mancanegara dan 288.593 orang dari domistik. Sedangkan pada tahun 2013 (60 orang dari mancanegara, 322.248 orang dari domistik), tahun 2014 (331.959 orang dari domistik), dan pada tahun 2015 sebanyak 65 orang mancanegara dan 396.926 orang dari domistik.

"Para seniman Reyog meyakini jika bandara dibangun di Ponorogo atau di daerah yang tidak jauh dari Ponorogo akan meningkatkan jumlah wisatawan khususnya yang berasal dari mancanegara," tegas Syaiful dalam keterangannya.

Pembangunan bandara tentunya tidak hanya dimaksudkan untuk pengembangan pariwisata semata tetapi sektor yang lain mengingat banyaknya potensi sumber daya alam, industri, pertanian, dan ekonomi.

Di tempat terpisah, Marius Gumono yang berprofesi sebagai pengusaha mendukung usulan pembangunan bandara di Ponorogo tentunya setelah melalui kajian yang mendalam.

"Seperti Majalengka Jawa Barat punya Kertajati, eks Karesidenan Madiun sudah semestinya punya bandara. Bilamana Ponorogo tersedia lahan, why not?" kata Gumono yang berkantor di WTC Jl Jenderal Sudirman, Jakarta. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya