Berita

Pertahanan

Kodam Cenderawasih Gandeng Uni Papua Bina Anak-anak Dan Remaja

SABTU, 11 JUNI 2016 | 08:07 WIB | LAPORAN:

Kodam XVII/Cenderawasih menjalin kerjasama dengan Perkumpulan Sepak Bola Sosial Uni Papua dalam pembinaan sepak bola bagi anak-anak dan remaja di tanah Papua.

Hal itu disampaikan Aster Kasdam XVII/Cenderawasih Kolonel Kav Edward Sitorus kepada redaksi beberapa saat lalu.

"Visi dan Misi Uni Papua dipresentasikan oleh Mayjen TNI (Purn) Albert Inkiriwang yang juga mantan Pangdam XVII/Cenderawasih periode 1999-2000, selaku pendiri dan pembina Uni Papua," jelas Kolonel Kav Edward Sitorus.


Dalam kesempatan itu Pendiri Uni Papua mengatakan bahwa sebagai perkumpulan sepak bola sosial, Uni Papua mengedepankan pembinaan untuk pembentukan karakter serta menciptakan perdamaian sebagai hal yang utama.

"Uni Papua saat ini sudah memiliki 34 cabang di seluruh Indonesia dan juga sudah mulai membuka cabang di luar negeri yaitu di Finlandia, Amerika Serikat dan Timor Leste," ujar Mayjen TNI (Purn) Albert Inkiriwang.

Sementara itu Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Hinsa Siburian menyatakan akan mendukung program Uni Papua sebagai wujud kepedulian Kodam XVII/Cenderawasih terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua melalui pembinaan generasi muda.

"Dalam waktu dekat hal ini akan diwujudkan Uni Papua dengan seluruh satuan jajaran Kodam XVII/Cenderawasih untuk melaksanakan pembinaan anak-anak dan remaja melalui sepak bola," ujar Mayjen TNI Hinsa Siburian.

Berkaitan hal tersebut, Kolonel Kav Edward Sitorus mengatakan akan segera menindaklanjuti program kerjasama ini di seluruh jajaran Kodim baik yang ada di Provinsi Papua maupun Papua Barat.

"Besar harapan kami program ini akan berhasil dan dapat menjadi pilot project bagi instansi terkait dalam hal pembinaan generasi muda," ujar Kolonel Kav Edward Sitorus. [ald]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya