Berita

Roem Kono/net

Bisnis

Banyak Orang Besar Lahir Dan Dibesarkan Dari UKM

KAMIS, 09 JUNI 2016 | 20:40 WIB | LAPORAN:

. Organisasi Massa Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (Ormas MKGR) mendorong Pemerintah untuk lebih serius memajukan UKM dan koperasi di daerah.

"Ekonomi kita itu akan kuat jika dibangun dengan semangat kegotong-royongan. Salah satu bentuk gotong royong adalah dengan menguatkan UKM sebagai kunci mewujudkan kemandirian ekonomi bangsa," kata Ketua Umum Ormas MKGR, Roem Kono di gedung DPR, Jakarta, Kamis (9/6).

Menurut Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR ini, UKM adalah pola tradisional dalam membangkitkan kemandirian ekonomi nasional. Pelaku UKM, kata dia, adalah orang-orang kreatif yang menjalankan usaha mereka dengan jatuh bangun sendiri.


Selain itu, politisi Partai Golkar ini mengatakan, UKM adalah pembuka lapangan kerja, yang berperan nyata membantu pemerintah mengentalkan kemiskinan.

"Banyak orang-orang besar yang lahir dan dibesarkan dari UKM. Pengusaha besar juga banyak yang berawal dari UKM," ujarnya.

Dia menambahkan, di tengah arus liberalisasi ekonomi saat ini, keberadaan UKM harus dibela kepentingannya. Demi mengembalikan kejayaan UKM dan Koperasi sebagai kunci kemandirian ekonomi, lanjut dia, Ormas MKGR khususnya bidang UKM menaruh perhatian khusus pada pengembangan kapasitas UKM.

MKGR, jelas dia, akan berupaya melakukan pembinaan terhadap UKM di setiap provinsi, yang akan menjadi cikal bakal bagi pembinaan selanjutnya. "Ormas MKGR sudah punya pusat-pusat pembinaan UKM di pasar tradisional dan DPD," ujarnya.

Wakil Ketua Umum Ormas MKGR Linda Poernomo menambahkan, Ormas MKGR siap untuk membantu pelaku UKM di daerah.

Linda menegaskan, pembangunan ekonomi UKM akan menjadi prioritas Ormas MKGR dalam empat tahun ke depan. Untuk itu, Ormas akan terus mengembangkan jaringan agar bisa dimanfaatkan pelaku UKM di daerah.

"Kita juga akan mendorong Kementerian agar lebih banyak memberikan bantuan kepada pelaku UKM," demikian Linda. [rus]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya