Berita

basuki tjahaja purnama/net

Nusantara

Diprotes Warga Kampung Baru, Ini Komentar Ahok

KAMIS, 09 JUNI 2016 | 16:38 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meradang dengan protes Kampung Baru, Kawasan Pelabuhan dan Pelelangan Ikan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara yang memprotes rencana penertiban permukiman tersebut.

Selain menolak ditertibkan dalam waktu dekat, warga juga meminta agar Pemprov DKI memberikan tempat relokasi yang dekat dengan tempat mereka mengais rezeki.

Kampung Baru memang terletak di dekat pelabuhan dan pelelangan ikan di Muara Angke. Penggusuran itu untuk pembangunan proyek National Capital Integrated Coastal Development Masterplan (NCICD) A atau tanggul A setinggi 3,8 meter di wilayah utara Jakarta.


Menanggapi keluhan warga, Ahok telah menyediakan unit rusun bagi warga Kampung Baru. Tetapi, dia tidak bisa memenuhi permintaan warga untuk mendapat unit rusun yang dekat dengan tempat mencari nafkah.

"Rusun ada kok. Cuma mereka maunya apa? Maunya deket. Ya enggak bisa dong," ujar Ahok dengan nada tinggi di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (9/6).

Untuk sementara, dia menawarkan warga untuk menempati unit rusun yang sudah ada meskipun sedikit jauh dari tempat mencari nafkah. Dia berjanji pihaknya akan segera membangun 7 tower lagi di rusun Muara Baru. Jika rampung, warga lama akan diutamakan untuk menempati tower baru itu.

"Nah, sekarang saya bangun lagi tujuh (tower). Saya sudah janjikan mereka masuk dulu di rusun yang ada. Nanti kalau sudah jadi, ini diutamakan buat yang penghuni lama," imbuhnya.

Belasan warga Kampung Baru, Kawasan Pelabuhan dan Pelelangan Ikan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, sebelumnya mendatangi Balai kota. Mereka ingin memprotes soal rencana penertiban permukiman yang disebut bakal dilakukan 2 minggu sebelum Hari Raya Idul Fitri. [sam]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya