Berita

basuki purnama/net

Politik

Ahok Bangga Ada Gerakan Cuti Sehari Demi Muluskan Pencalonannya

KAMIS, 09 JUNI 2016 | 13:45 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kemantapan hati Basuki Purnama atau Ahok untuk menjadi Calon Gubernur dari jalur independen alias non-parpol sudah final.

Ia tidak peduli adanya aturan baru hasil revisi UU Pilkada, yang mengatur metode sensus untuk verifikasi dukungan kepada calon independen.

DPR RI menyatakan aturan baru itu sebagai perbaikan dari aturan sebelumnya demi memastikan tidak ada dukungan fiktif.


Menurut bakal calon gubernur inkumben itu, dikutip dari RMOL Jakarta, relawannya di Teman Ahok berencana menggelar gerakan cuti sehari saat KPU menggelar verifikasi faktual.

Tujuannya agar dapat bersama-sama mendatangi Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari KPU untuk mengonfirmasi keabsahan dukungan.

"Sekarang lagi kumpulkan gerakan mau cuti hari biasa untuk datang ke PPS untuk mendaftar. Jadi sebelum diperiksa mereka mau daftar dulu nih," ujar Ahok di Balaikota DKI, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (8/6).

Gerakan cuti sehari merespons aturan baru yang menyatakan pemilik KTP harus mendatangi sendiri PPS jika saat verifikasi faktual mereka tidak berada di alamatnya. Poster atau undangan berisi kampanye "Gerakan Cuti Demi Ahok" sudah diedarkan.

Dalam undangan itu bertuliskan "Yuk Sama-sama Repot, Yuk Sama-sama Cuti. Luangkan waktu ke PPS untuk verifikasi udah kepalang tanggung 2 kali bolak balik isi form, masak gara-gara nggak ikut verifikasi suara kita gugur? 1 hari siap repot, taruhannya 5 tahun. #GueSiapRepotDemiAhok".

"Nah sekarang kalau kayak gitu gimana? Ini kayak Bung Karno bilang, satu pemuda mengguncang dunia nih. Jadi ya sudah, mereka sudah mau bentuk tiap kelurahan mau hitung yang bisa datang dan mendatang," jelas Ahok. [ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Golkar: Pengganti Adies Kadir di DPR Caleg Suara Terbanyak Berikutnya

Kamis, 29 Januari 2026 | 16:18

Nasib Generasi Emas Terancam Gegara Purbaya Belum Terapkan Cukai MBDK

Kamis, 29 Januari 2026 | 16:16

PAN Dukung Ambang Batas Parlemen Nol Persen dengan Fraksi Terbatas

Kamis, 29 Januari 2026 | 16:10

IHSG Mulai Stabil Usai OJK Respons Peringatan MSCI Terkait Status Pasar Frontier

Kamis, 29 Januari 2026 | 16:05

Amdatara Konsolidasikan Industri AMDK, Perkuat Kolaborasi dengan Pemda

Kamis, 29 Januari 2026 | 15:55

41 Desa di Kabupaten Bekasi Banjir Usai Diterpa Hujan Lebat

Kamis, 29 Januari 2026 | 15:53

Pesawat Jatuh di Kolombia, Seluruh Penumpang Tewas Termasuk Anggota DPR

Kamis, 29 Januari 2026 | 15:51

IHSG Anjlok Dua Hari, Momentum Perbaikan Pasar Modal

Kamis, 29 Januari 2026 | 15:48

Harga CPO Terkerek Lonjakan Minyak Mentah Dunia

Kamis, 29 Januari 2026 | 15:45

PAN Dukung MK Hapus Ambang Batas Parlemen

Kamis, 29 Januari 2026 | 15:42

Selengkapnya