Berita

hanif dhakiri/net

Bisnis

Besok, Menaker Pidato Di Hadapan Pimpinan Negara Anggota ILO

SELASA, 07 JUNI 2016 | 16:26 WIB | LAPORAN:

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri menghadiri puncak acara Konferensi Ketenagakerjaan Internasional atau International Labour Conference (ILC) ke-105 di Palais des Nations (Gedung Perserikatan Bangsa-Bangsa) di Jenewa, Swiss.

ILC ke-100 tahun ini menetapkan kebijakan internasional mengenai ketenagakerjaan, diadakan setiap setahun sekali di Jenewa. Konferensi yang mengambil tema Membangun Masa Depan dengan Kerja Layak (Building a Future with Decent Work) itu berlangsung dua pekan dari 30 Mei hingga 10 Juni 2016, dan dihadiri oleh perwakilan delegasi dari 187 negara anggota dan melibatkan lebih dari 5 ribu delegasi dari seluruh dunia.

Masing-masing negara anggota diwakili oleh delegasi yang terdiri dari unsur pemerintah, pengusaha, pekerja, dan penasihat. Setiap delegasi memiliki hak bersuara dan mengungkapkan pendapat yang sama untuk membahas isu-isu terkini yang dihadapi dunia ketenagakerjaan.


Adapun isu utama yang dibahas dalam konferensi ini adalah pekerja muda, manajemen rantai suplai serta pekerjaan yang layak.

Menaker Hanif dijadwalkan akan menyampaikan pidato resmi besok (Rabu, 8/6) di hadapan semua pimpinan delegasi negara-negara anggota ILO, termasuk Mildred Oliphant (President ILC 2016) dan Guy Ryder (Direktur Jenderal ILO).

Kita mendukung penyelenggaraan ILC ini sebagai sarana untuk meningkatkan komitmen dan kerjasama bidang ketenagakerjaan diantara sesama negara-negara anggota ILO," kata Menaker Hanif di Jakarta pada Selasa (7/6), sesaat sebelum berangkat ke Jenewa, Swiss.

Menaker Hanif mengatakan, pertemuan-pertemuan dalam ILC yang digelar setiap tahun secara rutin ini melibatkan unsur tripartit dari masing-masing negara yang terdiri dari unsur pemerintah, unsur asosiasi pengusaha dan unsur serikat pekerja/serikat buruh (SP/SB).

"Sidang ILC ini didahului dengan pertemuan masing-masing unsur tripartit kemudian dilanjutkan dengan dialog bersama untuk mencari terobosan solusi dalam menangani berbagai isu dan tantangan ketenagakerjaan yang tengah terjadi," kata Menaker Hanif.

Pada Sidang ILC tahun ini, delegasi Indonesia yang dipimpin Menaker M Hanif Dhakiri mengirimkan delegasi untuk hadir dan aktif dalam pembahasan empat komite yaitu, Komite Aplikasi Standar (Commite on the Application of Standards) dan  KomiteKetenagakerjaan dan Pekerjaan Layak untuk Transisi Perdamaian (Committee on Employment and decent work for the transition to peace).

Adapun dua komite lainnya adalah Komite Komite Pekerjaan yang Layak dalam Rantai Pasokan Global(Committee on Decent work in global supply chains), dan Komite lain akan mengevaluasi Deklerasi ILO tahun 2008 mengenai Keadilan Sosial untuk Kesejahteraan Global (Committee for the Social Justice Declaration).    

"Delegasi Indonesia berkomitmen melaksanakan tugas secara optimal dengan mengikuti persidangan secara seksama dan dapat memberikan usulan dan masukan yang konstruktif untuk kepentingan pembangunan ketenagakerjaan di Indonesia khususnya dan internasional pada umumnya," kata hanif.

Direktur Jenderal ILO, Guy Ryder membuka ILC ke-105 pada 30 Mei 2016 dengan menyampaikan laporannya yang berjudul "Prakarsa  untuk akhiri Kemiskinan : Agenda ILO 2030".

Ryder menjabarkan, golongan sangat kaya menciptakan kapasitas untuk semakin memperkaya dirinya dan semakin memiskinkan yang miskin, sehingga keadilan sosial akan semakin jauh di angan-angan.

Ryder dalam laporannya, terus mendorong proses kerja yang mereview standar buruh dalam komite aplikasi standar.

"Sistem yang kuat, berwibawa dan memiliki standar yang relevan adalah prasyarat yang efektif dan berpengaruh dalam dunia kerja," kata Ryder.

Konferensi ini juga mengusulkan untuk menyetujui amandemen yang diajukan Konvensi Pekerja Maritim 2006, untuk memodifikasi aturan Sertifikat Buruh Maritim, yang mengakomodir aturan terhadap intimidasi dan penindasan awak kapal. Perubahan lain yang diajukan, adalah usulan untuk memodernisasi dokumen identitas pelaut sebagaimana dimaksud dalam Konvensi 185.

Pada hari pertama Konferensi, Mildred Oliphant terpilih sebagai Presiden Konferensi ILC Ke-105 dari 30 Mei-10 Juni 2016. Oliphant telah menjadi Menteri Tenaga Kerja Republik Afrika Selatan sejak November 2010. Terpilih juga sebagai Wakil Presiden, Ramón Alberto Morales Quijano (Delegasi pemerintah) dari Panama, Alberto Echavarria (delegasi Pengusaha) dari Kolombia dan Eric Manzi (Delegasi Pekerja) dari Rwanda.[wid]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya