Berita

arief yahya dan Kim Jong Deok/kbri seoul

Bisnis

Menpar Arief Sukses Gandeng Korsel Kembangkan Wisata RI

SABTU, 04 JUNI 2016 | 09:35 WIB

Menteri Pariwisata, Arief Yahya bisa tersenyum lebar saat pulang menuju Bandara Incheon, Seoul, Jumat malam (3/6). Pasalnya, beberapa jam sebelum penerbangannya ia meraup dukungan pengembangan wisata RI dari sohibnya, Menteri Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Korsel, Kim Jong Deok.

Sore itu, Menpar yang didampingi Dubes RI untuk Korea John Prasetyo dan Deputi Pengembangan Pemasaran Mancanegara I Gde Pitana, meminta dukungan pemerintah Korea untuk tiga kerjasama di bidang kepariwisataan guna menindaklanjuti pertemuan kedua kepala negara.

"Kita bersyukur karena Menpar Korea, Kim Jong Deok, menyambut positif semua tawaran kerjasama kepariwisataan itu. Kini tinggal mendetailkan lalu implementasi," ujar Dubes John Prasetio berdasarkan rilis dari Koordinator Fungsi Perlindungan KBRI Seoul, M. Aji Surya, pagi ini (Sabtu, 4/6).


Pertama, soal low cost carrier, maskapai penerbangan berbiaya murah yang bisa terbang secara resiprokal ke Indonesia - Korea. Kotanya nanti akan dibicarakan teknis di level bisnis, antarmaskapai.

"Kami sudah bertemu Jeju Air dan Jin Air. Keduanya tertarik untuk terbang ke Manado dan Lombok. Kami mohon support Pemerintah Korea," ungkap Arief.

Kedua, membuat paket wisata untuk destinasi Bali and Beyond, dengan hub Bali, ke barat sampai Banyuwangi dan Bromo Tengger Semeru. Ke arah timur ada Lombok yang sama kerennya untuk honeymooners. Selain itu juga great Batam Bintan via Singapore.

Ketiga, Menpar mengundang tour and travel, media, tokoh, endorser untuk famtrip ke Borobudur dan beberapa destinasi lain yang belum cukup dikenal oleh publik Korea. "Intinya, kami mengajak joint promotion, sekaligus joint investment baik B to B, maupun G to G. Antar pemerintah dan antar industri pariwisata," ungkapnya.

Saat ini outbond Korea ke luar negeri hampir 20 juta, inbound-nya masih 13 juta. Yang ke Indonesia 340 ribu, sedang orang Indonesia yang ke Korea 130 ribu.

"Kami sangat tertarik dengan kebudayaan Indonesia. Soal LCC saya akan bicara dengan Menteri Transportasi. Tentu itu terkait dengan penumpang dan promosi. Kami setuju untuk joint promotion dan joint investment. Mudah-mudahan kerjasama kedua negara berlangsung dengan baik dan berkelanjutan," kata Kim.[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya