Berita

Bisnis

Presiden Jokowi: Proyek Mangkrak Harus Diselesaikan

KAMIS, 02 JUNI 2016 | 19:39 WIB | LAPORAN:

Pembangunan pembangkit listrik yang mangkrak sekitar 7 tahun lamanya membuat Presiden Joko Widodo tergerak mendatanginya. Presiden bertekad untuk melanjutkan dan menyelesaikan proyek tersebut mengingat dana besar sudah dikeluarkan untuk memulai proyek tersebut.

Hal tersebut disampaikan Presiden ketika melakukan groundbreaking Mobile Power Plant (MPP) Kalimantan Barat berkapasitas 4x25 MW Program 35.000 MW dan Peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Ketapang berkapasitas 2x10MW di Mempawah, Kalimantan Barat (Kamis, 2/6).

"Kenapa sore hari ini saya ke lokasi ini? Yang pertama, saya mendengar ada power plant yang mangkrak 7 sampai 8 tahun. Saya juga ingin melihat perkembangan pembangunan mobile power plant yang kita harapkan bulan September bisa diselesaikan," ujar Presiden membuka sambutannya.


Presiden mengungkapkan bahwa proyek pembangunan pembangkit listrik yang mangkrak tersebut telah menghabiskan dana kurang lebih Rp. 1,5 triliun. Oleh karenanya, Presiden menginstruksikan Dirut PLN agar proyek tersebut dapat diselesaikan. Lokasi proyek mangkrak itu sendiri berada tepat di sebelah proyek Mobile Power Plant (MPP) Kalimantan Barat berkapasitas 4x25 MW.

"Tujuh tahun belum ada manfaatnya. Coba bayangkan, habisnya Rp. 1,5 triliun. Setiap persoalan itu harus diselesaikan. Saya perintahkan kepada Dirut PLN harus selesai. Janji Pak Dirut Desember nanti selesai," tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menuturkan bahwa pembangunan pembangkit lainnya, yakni MPP Kalimantan Barat dengan kapasitas 4x25 MW, diharapkan akan selesai pada bulan September tahun ini. Selesainya MPP Kalimantan Barat tersebut menurutnya akan memberikan pasokan listrik tambahan yang sangat banyak.

Lebih jauh, Presiden kembali mengingatkan agar segala proyek pembangunan dikerjakan dengan sungguh-sungguh mengingat dirinya akan selalu memeriksa kondisi sebenarnya di lapangan.

"Saya hanya ingin titip pesan bahwa bekerja dengan saya pasti akan saya periksa. Saya datang ke tempat yang ada persoalan. Dan persoalan itu harus diselesaikan. Ini uang negara, ini uangnya rakyat," tegasnya.

Terkait dengan proyek kerja sama antara ANTAM dengan sebuah perusahaan negara lain, Presiden menyampaikan bahwa proyek tersebut akan berbasis di Mempawah dan diharapkan dapat menambah nilai tambah bagi rakyat Mempawah dan juga negara.

Di penghujung sambutannya, Presiden berpesan kepada pemerintah daerah agar dapat membantu proses pembebasan lahan proyek-proyek infrastruktur serta secara resmi memulai proyek pembangunan MPP Kalimantan Barat sekaligus meresmikan PLTU Ketapang.

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pembangunan MPP dan peresmian PLTU Ketapang saya nyatakan dimulai," tutupnya. 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya