Berita

Bisnis

Rektor Usakti Bekali Ajaran Bung Karno Dan Ki Hajar Dewantara Kepada Ribuan Wisudawan/i

SENIN, 30 MEI 2016 | 17:30 WIB | LAPORAN:

Rektor Universitas Trisakti (Usakti) Thoby Mutis memberikan pembelajaran mengenai konsep Trisakti yang dicetuskan oleh Bung Karno kepada 2.135 wisudawan dan wisudawati dalam acara Wisuda Universitas Trisakti Semester Gasal Tahun Akademik 2015/2016 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.

Thoby menjelaskan bahwa Usakti akan terus melakukan gerakan pembaruan dengan senantiasa memperhatikan pedoman yang telah dicetuskan oleh Ir. Soekarno dalam  program 'Trisakti' yaitu berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Ajaran Bung Karno memang menjadi panduan bagi civitas akademika Universitas Trisakti, terbukti Usakti telah mampu mandiri, dalam hal menerapkan sistem  berwawasan kebangsaan, kewirausahaan dan lingkungan hidup serta membina suasana akademik yang kondusif.


Hal tersebut dapat tercapai karena Usakti telah menerapkan metode pendekatan pendidikan seperti starategic planning assesment, intuitive nuances, valuw-added measurement, re-engineering, research oriented, problem based teaching dan lain sebagainya.

"Kita ingin membangun dengan kekuatan sendiri, tidak ingin tergantung kepada pihak luar. Dengan kata lain, Usakti ingin membangun kekuatan dari dalam dengan menggunakan paradigma collective self reliance," ujar Thoby, Senin (30/5)

Universitas Trisakti juga kata dia, ingin mengacu pada pengembangan ekonomi masyarakat, membangun teknologi yang memihak serta menjadi pelopor keharmonisan dalam kemajemukan.

"Universitas Trisakti juga bercermin pada trilogi pendidikan Ki Hajar Dewantara yaitu ing ngarso sung tulodo, ing madya mangun kurso, tutwuri handayani yang bertujuan agar kampus Trisakti menjadi pusat pembaruan sekaligus pusat kreativitas," kata Thoby.

Thoby juga menambahkan, strategi pengembangan Usakti diarahkan antara lain pada peningkatan akhlak, relevansi, produktivitas, kualitas, kuantitas dan akuntabilitas. Strategi yang dikembangkan tidak lagi hanya kecerdasan intelektual, akan tetapi sudah saatnya memperhatikan dan memberikan ruang bagi kecerdasan emosional serta spiritual.[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya