Berita

net

Bisnis

Pemerintah Harus Stabilkan Harga Menjelang Puasa

MINGGU, 29 MEI 2016 | 17:30 WIB | LAPORAN:

Komisi IV DPR RI meminta pemerintah menstabilkan harga kebutuhan pokok menjelang masuknya bulan suci Ramadhan.

"Saya mengharapkan agar gonjang-ganjing harga pangan menjelang puasa sampai lebaran tidak perlu terjadi. Masukan para pembantu Presiden harus kompak," kata Wakil Ketua Komisi IV Herman Khaeron, Minggu (29/5).

Dia berharap para pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejalan mengeluarkan kebijakan khususnya terkait pangan, sehingga tidak merugikan rakyat. Hal itu terkait rencana impor bawang dan juga gonjang-ganjing ketidaksinkronan para pembantu Presiden mengenai impor bawang merah.


"Impor bawang jangan sampai menekan keuntungan para petani," ujar Herman.

Dia mengingatkan khususnya Menteri Pertanian Amran Sulaiman dapat menggenjot produktivitas serta pengelolaan bawang pasca panen. Diharapkan komoditas itu bisa lebih tahan lama sehingga menjadi pekerjaan rumah Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktifitasnya.

"Bawang merah termasuk komoditas daya tahannya tidak panjang. Karena itu pekerjaan rumah Kementerian Pertanian bagaimana menggenjot," kata Herman.

Politisi Partai Demokrat itu juga menyesalkan langkah Menteri Pertanian yang menyebut mengenai ketercukupan pangan serta kestabilan harga jelang puasa. Pasalnya, fakta di lapangan harga bawang merah cukup mahal sehingga Menteri Pertanian harus berfikir langkah komoditas yang bisa diproduksi di dalam negeri harus seutuhnya disuplai sendiri.

"Berarti tekadnya juga harus memperbaiki tingkat harga ditingkat petani," tegas Herman. [wah]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya