Berita

foto: net

Politik

Golkar Ajak Fraksi Lain Segera Bahas RUU PKS

MINGGU, 29 MEI 2016 | 15:05 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Sekretaris Fraksi Partai Golkar di DPR RI, Aziz Syamsudin menilai Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang Perlindungan Anak yang sudah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo, sudah tepat.

Menurut Aziz, sanksi tegas harus diberikapan kepada pelaku kasus kekerasan seksual terhadap wanita dan anak di bawah umur.

"Saya sepakat dengan Perppu itu. Kekerasan seksual saat ini sudah mengkhawatirkan," ujarnya di Kawasan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (29/5).


Aziz meminta kepada fraksi lain untuk segera membahas mengenai RUU tentang Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) yang saat ini sudah masuk dalam Prolegnas Prioritas 2016.

Pasalnya, jelas dia, Perppu dalam hukum Indonesia hanya bersifat sementara yakni tiga bulan dan dapat diperpanjang.

"Seiring dengan Perppu, RUU PKS ini juga harus segera dibahas," tukas Aziz yang juga Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 ini. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya