Berita

rizal ramli/net

Bisnis

Rizal Ramli: Blok Masela Harus Jadi Motor Kemajuan Industri Nasional

SABTU, 28 MEI 2016 | 16:32 WIB | LAPORAN:

Maluku harus memainkan peran dan memanfaatkan peluang yang akan mengikuti pengembangan Blok Masela.

Demikian dikatakan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya, Rizal Ramli Ramli memberikan Kuliah Umum di Universitas Pattimura, Ambon, Sabtu (28/5).

Dia menegaskan, pengembangan Blok Masela harus menjadi motor pengembangan wilayah dan pembangunan industri nasional.


"Bukan hanya persoalan darat atau laut semata, tetapi menjadi momentum untuk mengubah paradigma mengelolaan SDA di Indonesia. Kita harus tinggalkan ekspor gas alam semata. Harus dibuatkan industri dan memberikan nilai tambah," katanya.

Rizal Ramli didampingi Wagub Maluku Zeth Sahuburua, Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Marthinus J. Saptenno, Engelina Pattiasina (direktur Acrhipelago Solidarity Foundation) dan Nono Sampono (anggota DPD RI).

Menko Rizal Ramli mendapat sambutan hangat sejak tiba di Maluku pada Jumat (27/5). Ketika hendak memasuki Kota Ambon, Rizal Ramli dan rombongan dikelilingi dengan kain gandong. Selain di Unpatti, Menko Rizal juga menyempatkan diri berkunjung di Universitas Darussalam Ambon.

Selama memberikan kuliah umum, ribuan orang yang memadati aula Unpatti tampak serius menyimak paparan Rizal Ramli mengenai Blok Masela. Bahkan, tepuk tangan silih berganti bergema dalam ruangan yang biasanya digunakan untuk acara wisuda.

"Ale rasa beta rasa. Apa yang Maluku rasakan, kami pun ikut merasakan. Maluku pahit, saya yang merasakan pahit. Maluku sedih, kami mearsa bersedih. Maluku bahagia, kami bahagia,” tutur Rizal yang disambut gemuruh tepuk tangan.

Rizal Ramli mengatakan, persoalan darat atau laut Blok Masela terlalu sederhana. Sebab terpenting bagaimana sumber daya alam digunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat.  

Menurut Rizal Ramli, ada dua hal yang membuat Indonesia tertinggal. Pertama, mengekspor sumber daya alam tanpa memberikan nilai tambah. Justru, negara importir yang menikmati hasil besar karena membangun industri.

"Blok Masela harus diikuti dengan pembangunan industri, termasuk industri turunan. Keuntungan yang diperoleh berlipat ganda jika membangun industri, belum lagi dengan adanya dampak tidak langsung," kata Rizal Ramli.

Dia menambahkan dengan pengelolaan yang tepat, Maluku akan menjadi daerah maju, karena Blok Masela akan melahirkan satu kota baru.

" Untuk itu  Maluku mempesiapkan sumber daya manusia yang berkualitas," ucap Rizal optimis.[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya