Berita

jokowi-abe/setkab

Bisnis

Pertemuan Hangat Di Sela KTT G7, Jokowi-Abe Tingkatkan Kerjasama

JUMAT, 27 MEI 2016 | 12:26 WIB | LAPORAN:

Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, menggelar pertemuan bilateral di sela pelaksanaan KTT G-7 Outreach di Ise Shima, Jepang, Jumat (27/5).

"Kami sangat menghargai kehadiran dan kontribusi Indonesia sebagai negara terbesar di ASEAN, dalam  KTT G-7 Outreach," ucap PM Abe mengawali pembicaraan.

Dalam rilis resmi kepresidenan, pertemuan mereka digambarkan berlangsung terbuka dan sangat bersahabat.


Kedua kepala negara membahas berbagai isu penting dan berniat meningkatkan kerja sama ekonomi kedua negaranya.

Salah satu kerjasama yang dibahas adalah pembangunan pelabuhan Patimban di Jawa Barat. Dalam hal ini Jokowi telah menunjuk Menteri Perhubungan Ignasius Jonan sebagai focal point untuk menindaklanjuti kerjasama tersebut.

Hal lain yang dibahas dalam pertemuan ini adalah kerjasama pembangunan proyek listrik di Batang dan rencana pembangunan jalur kereta api lintas utara Pulau Jawa.

Pertemuan Presiden Jokowi dan PM Abe hari ini tercatat sebagai pertemuan keempat dalam kurun waktu kurang dari dua tahun. Terakhir kali Jokowi dan Abe bertemu adalah di sela KTT ke -27 ASEAN di Kuala Lumpur. Hal ini mencerminkan komitmen kuat dua negara untuk memajukan kerja sama.

Sebagai gambaran, kerjasama bidang perdagangan pada periode 2015, volume perdagangan Indonesia-Jepang tercatat sebesar US$ 31,27 miliar, dengan nilai ekspor sebesar US$ 18,01 miliar dan impor sebesar US$ 13,26 miliar. Sementara di bidang investasi, Jepang merupakan peringkat tiga terbesar investor di Indonesia dengan US$ 2,87 miliar di 2.030 proyek. Total wisatawan Jepang ke Indonesia sebesar 486.687 orang per tahun 2014.

Dalam pertemuan dengan PM Abe, Presiden Jokowi didampingi oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang Yusron Ihza Mahendra, bersama para menteri kabinet kerja. [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya