Berita

foto: net

Nusantara

Pemprov DKI Berencana Bangun Rusun TNI-Polri

KAMIS, 26 MEI 2016 | 14:51 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membangun rumah susun bagi anggota TNI-Polri. Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemprv DKI, Ika Lestari Adji mengatakan pembangunan rusun ini akan dimulai awal tahun 2017 dan berada di empat lokasi.

"Ya, sudah direncanakan ada di empat lokasi. Ada di Gambir, yang buat TNI-nya di Cililitan, ada dua lagi tapi saya lupa lokasinya, dan rencanaya juga ada di Jakarta Barat," ujar Ika keika dikonfirmasi, Kamis (26/5).

Sedangkan dana yang akan digunakan berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI Tahun 2017. Dia memprediksi pembangunan empat rusun tersebut akan mencapai lebih dari Rp 500 miliar


Namun, jelas Ika, bisa saja ada penambahan dana dari swasta melalui program Corporate Social Responsibility saat pembangunan rusun berjalan.

"Dananya sementara ini di APBD, tapi pas jalan nanti ternyata pakai CSR ya nggak apa-apa," jelasnya.

Ika belum bisa memperkirakan apakah nantinya setelah rusun jadi, anggota TNI-Polri juga akan dikenakan biaya sewa seperti warga sipil lainnya. Sebab, lahan yang digunakan untuk pembangunan rusun itu adalah milik TNI-Polri.

"Kalau TNI-Polri kita sementara bangun dulu. Ya mungkin nanti seperti itu (ada biaya sewa) juga mungkin, tapi aturan mainnya belum tahu," tandas Ika.

Lebih lanjut, Ika menyebut tugas instansinya hanya menyediakan hunian bagi warga DKI termasuk anggota TNI-Polri. Tujuannya, agar TNI-Polri dapat semakin bersinergi dengan pemprov DKI dalam membantu menyelesaikan persoalan Jakarta.

"Tugas kita adalah membangun agar TNI-Polri bisa bekerja dengan baik, dan apabila dibuthkan pemprov bisa membantu seperti itu," pungkasnya. [rus]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Gandeng Boulevard Coffee, Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Transaksi Masyarakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:23

15 Tahun Mengaspal, 70 Mitra Driver Dapat Hadiah Umrah dari Gojek

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:11

AADI Laporkan Pengalihan Saham Hasil Buyback Lewat Bursa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:12

Kebakaran di Belakang RS PIK, Asap Tebal Membubung

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:11

Peradi Profesional Jakarta Dilantik, Harris Arthur: Integritas Adalah Marwah Advokat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:02

Purbaya Girang, Danantara Setor Dividen Rp120 Triliun ke Kas Negara

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:56

Chevron Siap Perluas Proyek Minyak di Venezuela

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:39

Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Beri Pilihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:26

Amandemen UUD 1945 Didahului Pemufakatan Jahat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:12

Aktivis Senior Ingatkan Sudah Saatnya Kembali ke UUD 1945 Asli

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:39

Selengkapnya