Berita

Bisnis

APP Sinar Mas Dukung Pengembangan Kelembagaan Pencegahan Kebakaran

RABU, 25 MEI 2016 | 22:54 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas menyambut baik sekaligus mendukung penuh pengembangan kelembagaan pencegahan kebakaran yang digagas pemerintah dengan menggandeng perusahaan swasta.

APP Sinar Mas melalui mitranya  PT Bumi Andalas Permai (BAP) yang berlokasi di Sumatera Selatan, menjadi satu dari beberapa perusahaan yang terlibat proyek percontohan (pilot project) pengembangan kelembagaan pencegahan kebakaran hutan, kebun dan lahan yang diluncurkan Kemenko Perekonomian.

"Kami menyambut baik pilot project ini dan mendukung secara maksimal upaya mencegah kebakaran di hutandan lahan," ungkap Direktur APP Sinar Mas Suhendra Wiriadinata dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (25/5).  


Dia mengatakan APP Sinar Mas melalui mitranya PT BAP mendukung penuh upaya  pemerintah untuk mencegah dan meminimalisasi kebakaran.

"Melalui pilot project ini diharapkan pemangku kepentingan dapat bekerja sama untuk atasi kebakaran hutan, kebun, lahan serta dapat menyusun SOP pencegahan kebakaran yg dapat diimplementasikan lintas wilayah dan provinsi di Indonesia," tambah Suhendra.

Pilot project pengembangan kelembagaan pencegahan kebakaran hutan, kebun dan lahan dilaunching Kemenko Perekonomian kemarin, dengan dihadiri Menko Ekonomi Darmin Nasution beserta jajarannya, serta Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan dan beberapa jajaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

"Pilot project ini merupakan bentuk dari multi-stakeholders approach terhadap penyelesaian isu kebakaran hutan, kebun, dan lahan" kata Darmin.

Tujuan dari pilot project ini antara lain pemerintah dapat menyusun konsep best practices dan standard operating procedure pencegahan kebakaran hutan yang efektif diterapkan pada lintas desa di seluruh Indonesia.

Keikutsertaan pihak swasta yang ditandatangani melalui nota kesepahaman dalam pilot project ini diharapkan mampu membantu serta meminimalisir kebakaran dan dampaknya bagi hutan, kebun, dan lahan ke depannya.

Melalui pilot project ini, konsep pencegahan kebakaran hutan, kebun, dan lahan akan dititikberatkan pada peringatan dini, deteksi dini, pemadaman dini, dan bantuan respons cepat crisis center. Pilot project ini akan dilakukan pada desa-desa yang berkomitmen untuk berpartisipasi dalam pengembangan kelembagaan pencegahan hutan, kebun, dan lahan.

Sebagai informasi, APP Sinar Mas sendiri tahun ini menerapkan sistem manajemen kebakaran terpadu (Integrated Fire Management Strategi), dimana terdapat upaya pencegahan (prevention), persiapan (preparation), deteksi dini (early detection), dan respon cepat. Dalam upaya ini APP Sinar Mas telah menginvestasikan dana sejumlah USD 20 juta.

Sebagai upaya preventif dalam mencegah karlahut, APP �" Sinar Mas mengembangkan pogram Desa Makmur Peduli Api (DMPA) dimana perusahaan menginisiasi sejumlah pendekatan untuk meningkatkan kualitas kehidupan social dan ekonomi masyarakat di sekitar konsesi perusahaan sehingga mereka dapat lebih produktif sekaligus semakin ramah lingkungan. Selama kurun waktu 2016 sampai dengan 2020, direncanakan ada 500 Desa Makmur Peduli Api di sekitar konsesi APP �" Sinar Mas, dimana akan menginvestasikan dana sejumlah USD 10 juta.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya