Berita

net

Bisnis

Pemerintah Harus Kembali Ke Ekonomi Kerakyatan

SELASA, 24 MEI 2016 | 17:06 WIB | LAPORAN:

Pemerintah dihimbau untuk tidak terpaku terhadap angka dalam meningkatkan perkenomomian nasional. Sebab angka pertumbuhan ekonomi bisa menipu.

"Ini bisa menipu juga, sebetulnya yang tumbuh itu siapa," kata Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menanggapi rencana pemerintah yang akan kembali mengeluarkan paket kebijakan ekonomi di Gedung DPR, Jakarta (Selasa, 24/5).

Harusnya, tambah politisi Partai Gerindra ini, pemerintah tanyakan langsung ke masyarakat bawah soal kondisi perekonomian yang dirasakan.


"Coba tanya ke bawah mereka masih kesulitan dapat lapangan kerja, income, sulit hadapi kenaikan harga komoditas seperti sembako. Kesulitan itu yang di-addres," seloroh Fadli.

Menurut Fadli, pemerintah harus lebih mengutamakan pembangunan sumber daya manusia dan ketahanan hidup masyarakat dalam meningkatkan perekonomian nasional.

"Selama ini terpatok dengan angka ekonomi. Kebijakan pemerintah harus kembali pada kemampuan ekonomi rakyat, ekonomi kerakyatan," tegasnya. [wah] 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya