Berita

Bisnis

Anak Usaha Abipraya Bangun Pembangkit Listrik Di Solok

SELASA, 24 MEI 2016 | 16:59 WIB | LAPORAN:

Anak Perusahaan PT Brantas Abipraya yakni PT Brantas Energi bermitra dengan PT Mitra Kerinci selaku anak usaha PT Rajawali Nusantara Indonesia untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH) di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat.

"Ini adalah sinergi BUMN antara PT Abipraya dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), serta sebagai upaya kami untuk membantu memenuhi kebutuhan listrik di Solok Selatan," ujar Direktur Utama PT Brantas Energi Sutjipto kepada wartawan, Selasa (24/5).

Dia menjelaskan, kerja sama tersebut sangat tepat karena RNI sendiri memiliki kekayaan air terjun dan sungai yang dikelola oleh PT Mitra Kerinci. Sedangkan PT Brantas Abipraya melalui PT Brantas Energi mengantongi banyak pengalaman dalam pengelolaan bendungan dan pembangkit listrik.


Sutjipto menambahkan, Brantas Energi sangat serius dalam sinergi ini. Ditunjukkan dengan komitmen dalam pembangunan proyek yang bertujuan mendukung program pemerintah dalam percepatan pembangunan. Diharapkan, dengan adanya sinergi dapat menggerakkan perekonomian melalui kemandirian energi yang bersumber pada potensi domestik.

Berdasarkan data Dinas ESDM Solok Selatan, masih ada 10.661 rumah yang belum mendapat aliran listrik. Sehingga dengan menggiatkan kerja sama, kemandirian energi nantinya dapat menyokong dan menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Sutjipto menilai, kerja sama tersebut akan sangat menguntungkan, terlebih saat ini pemerintah tengah menggenjot pengembangan energi terbarukan.

"Untuk itu, kami berharap sinergi BUMN bersama RNI dapat berlanjut untuk pengembangan sumber energi terbarukan di tempat lainnya. Ditargetkan tahun ini sudah dimulai tahap konstruksi," jelasnya.

Pembangunan PLTMH sendiri akan dilakukan di empat titik. Total kapasitas energi listrik yang bisa diperolah dari sekitar 15,8 MW dengan rencana investasi sebesar Rp 460 miliar. Seluruh daya yang diperoleh akan dijual langsung ke Perusahaan Listrik Negara (PLN). [wah] 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya