Berita

Dayu Padmara, Renganis/net

Bisnis

PPI Target Jual Gula Murah 190 Ribu Ton

SELASA, 24 MEI 2016 | 00:49 WIB | LAPORAN:

PT.  Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) memastikan stok gula menjelang puasa dan lebaran mendatang masih aman. Bahkan, PPI menargetkan penjualan gula murah di berbagai daerah hingga 190 ribu ton.

"Gudang gula PPI aman, stok masih aman. Tentunya kita akan menjaga stabilitas harga gula yang murah hingga memasuki lebaran," jelas Direktur Utama PT. PPI Dayu Padmara Renganis, dalam keterangan tertulisnya, Senin (24/5).

Menurutnya, hingga saat ini sudah 29 cabang PPI di berbagai daerah telah menggelar pasar gula murah. Adapun di tiap cabang ada tiga titik pasar murah yang digelar. Selain itu, 17 distributor diberbagai wilayah seperti Bandung, Sukabumi, Jakarta dan Surabaya juga ikut berpartisipasi.


"Total keseluruhan 87 titik pasar murah digelar dari perwakilan cabang PPI dengan disebar percabang tiga titik serta distributor diberbagai daerah seperti Sukabumi, Bandung, dan Surabaya. Dan total gula yang sudah terjual  hampir 1000 ton,. Untuk target PPI penjual gula murah mencapai 5000 ribu. Karena itu penjualan gula terus dilakukan diberbagai daerah hingga puasa dan jelang lebaran," jelas Dayu.

"Kita tahu jelang puasa dan lebaran kebutuhan gula meningkat, dan juga harga-harga kebutuhan pokok naik. Sehingga PPI berupaya membantu untuk meringankan biaya kebutuhan masyarakat saat puasa dan lebaran dengan menjual gula murah."

Dayu berysukur karena antusias masyarakat begitu tinggi untuk mendapatkan gula murah di berbagai daerah. Bahkan, gula yang dijual PPI cepat terjual. "Bukti bahwa minat masyarakat akan kebutuhan gula meningkat, dan masyarakat membutuhkan gula murah. Karena perbandingan harga pasaran kisaran Rp. 2000 hingga Rp. 3000, bahkan ada yang mencapai Rp. 5.000 perbandingan harga yang dijual PPI dengan harga dipasaran," bebernya.

Dayu menambahkan, PPI akan terus menggelar pasar murah hingga jelang lebaran. "Dan saat ini sudah beberapa wilayah diwakili cabang dengan beberapa titik dan distributor menjual gula murah seperti, pulau Jawa ada di Bandung, Madiun, Surabaya, DKI Jakarta, Sumatera Palembang, Padang, Bangka Belitung Lampung, Sulawesi, Makasar, Palu, Pare-Pare, Kalimantan Banjarmasin, dan pulau Bali," jelasnya.

"Setiap hari kita melakukan pasar murah, untuk sabtu 21 Mei kita lakukan di Palu, Banjarmasin, Palembang, Surabaya, Pekanbaru, Denpasar, Puwokerto, Pare-pare. Dan Minggu 22 Mei kemarin kita menggelar di Kendari, Padang Cirebon, Semarang, Jakarta. Kita akan terus mengelar hingga mencapai gula habis 190.000 ribu ton sesuai target PPI." [sam]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya