Berita

joko widodo/net

Bisnis

Jokowi: Kita Harus Berani Terbuka Dan Berkompetisi

SENIN, 23 MEI 2016 | 18:28 WIB | LAPORAN:

Presiden Joko Widodo mengingatkan generasi muda bahwa modal semangat saja tidak cukup untuk menjadi pengusaha.

Para calon pengusaha muda juga  mesti memahami dunia yang berubah sangat cepat, dalam hitungan jam bahkan menit.

"Kemajuan teknologi membuat dunia sekarang seolah tanpa batas. Berjualan kadang sudah tidak lagi di pasar atau mal, melalui e-commerce, on line store," ujar Jokowi kala menghadiri Jambore Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Perguruan Tinggi Se-ASEAN di Telkom University Convention Hall, Bandung, Senin (23/5).


Menurut Jokowi, rantai pasokan bahan baku, produk, dan jasa saat ini sudah menjadi sangat global.

"Sudah tidak bisa kita batasi. Apalagi dengan sosial media, semuanya menjadi serba terbuka dan tersajikan secara cepat. Sudah tidak bisa kita bendung lagi," kata Presiden.

Dalam situasi perubahan seperti ini, kata Presiden, pilihannya hanya dua. Menjadi terbuka atau menutup diri.

"Buat saya, kita harus berani terbuka dan kita harus yakin dengan terbuka itu kita menjadi lebih baik. Artinya terbuka kita harus berani berkompetisi, bertarung," kata dia.

Di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Jokowi mengaku tetap menjalin kerjasama dengan para pemimpin regional. Setiap dua bulan dirinya bertemu dengan Kepala Negara dari ASEAN.

Tapi meski bergandengan tangan, Jokowi ingatkan bahwa mereka adalah pesaing Indonesia.

"Ini perlu saya ingatkan, meskipun yang hadir di sini adalah 140 pengusaha muda dari ASEAN. Saya ingatkan bahwa selain kawan, mereka adalah pesaing kita," pesan Presiden. [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya