Berita

joko widodo/net

Bisnis

Jokowi Ceritakan Pengalaman Gagal Tiga Kali

SENIN, 23 MEI 2016 | 17:45 WIB | LAPORAN:

Presiden Joko Widodo mengaku sangat senang berada di tengah para pengusaha muda yang memiliki semangat besar. Presiden pun sempat menceritakan pengalamannya gagal dalam membangun bisnis.

Itu terjadi saat ia menghadiri Jambore Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Perguruan Tinggi Se-ASEAN di Telkom University Convention Hall, Bandung, Senin (23/5).

Jokowi sempat memuji sambutan yang disampaikan Ketua Umum Badan Pengurus Pusat HIPMI, Bahlil Lahadalia.


"Semangatnya luar biasa dan saya senang bisa hadir di tengah anak-anak muda dan para pengusaha muda, karena dulu saya pernah menjadi anggota HIPMI," ungkap Jokowi.

"Semangatnya kencang banget, kadang remnya blong," tambahnya.

Jokowi juga mengaku sempat mengalami ketidakberhasilan saat menjadi pengusaha.

"Saya mengalami rem blong tiga kali," kata Presiden.

Setelah mengalami ketidakberhasilan sebanyak tiga kali, barulah usaha yang dirintisnya menuai keberhasilan.

Berbekal pengalamannya, Jokowi kemudian memberi kiat-kiat kepada peserta jambore untuk memulai langkah jadi pengusaha.

"Jika ingin menjadi pengusaha, jangan mikir dulu. Terjuni dulu dan jalani," ucap Jokowi.

Jokowi meminta para pengusaha muda tidak putus asa jika bisnisnya gagal. Setiap kegagalan harus diatasi agar bisa bangkit dan tidak mengulangnya.

"Kalau jatuh, bangkit lagi, harus seperti itu," ujar Presiden.

Menurut Jokowi, sifat mudah menyerah ketika memulai usaha itulah penyebab rendahnya jumlah pengusaha di Indonesia.

"Kenapa kita baru 1,6 persen yang jadi pengusaha, padahal di negara yang lain di lingkup ASEAN lebih dari 4 persen. Ketakutan kita bersaing, berkompetisi," terang Presiden.

Meski begitu, presiden meyakini bahwa pengusaha muda Indonesia saat ini adalah mereka yang tangguh dan bukan jago kandang.  

"Petarung-petarung yang tangguh dan siap menang bukan jadi pecundang," tutur Presiden. [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya