Berita

net

Bisnis

Aplikasi Find Tukang Targetkan 5 Ribu Tenaga Kerja

SENIN, 23 MEI 2016 | 15:29 WIB | LAPORAN:

Aplikasi online terbaru yang diberi nama Find Tukang diyakini akan memberi solusi masalah penggangguran dan ketenagakerjaan. Khususnya di Jakarta dan sekitarnya.

CEO Find Tukang, Nope Lavanda, optimis bisa menyerap 5.000 tenaga kerja dari aplikasi yang dikembangkan sejak awal tahun 2016 tersebut.

"Ini solusi masalah penggangguran dan ketersediaan tenaga kerja. Untuk target akhir tahun ini, ada 500 tukang se-Jabodetabek. Nantinya, bakal terus bertambah hingga 5000 tukang di akhir tahun 2017," ujarnya saat Grand Launching aplikasi tersebut di EV Hive, The Breeze, Serpong,, Senin (23/5).


Menurut Nope, saat ini semua orang menginginkan semua jasa bisa didatangkan ke konsumen, praktis, semua harus mobile. Dia menjamin aplikasi ini akan bersahabat digunakan bagi konsumen maupun tukang yang disiapkan.

"Konsumen tinggal mengisi alamat dan memilih kategori jasa yang dibutuhkan. Setelah itu, dalam radius 10 kilometer akan muncul daftar tukang yang tersedia berikut ratingnya," paparnya.

Untuk saat ini, layanan yang bisa dipilih konsumen baru tersedia enam kategori tukang. Antara lain, jasa perbaikan AC, ledeng, komputer, elektronik, cuci mobil dan cukur rambut.

Untuk jasa perbaikan AC, ledeng, komputer, elektronik, dikenakan jasa panggil tukang sebesar Rp 30 ribu.

"Itu untuk tarif panggil saja. Nanti, konsumen nego sendiri dengan tukang. Tergantung kondisinya. Nanti, kita potong 20 persen untuk perusahaan. Kalau untuk cuci mobil dan cukur rambut, tarifnya Rp 45 ribu. Sudah termasuk tarif panggil dan jasa tukang," papar Nope.

Aplikasi ini, kata Nope, bisa di download di Playstore atau di website www.findtukang.com. [wah]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya