Berita

setiyardi/net

Hukum

Pemred Obor Rakyat Panen Dukungan Moral

SELASA, 17 MEI 2016 | 09:04 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Setiyardi dan Darmawan Sepriyossa, dua terdakwa dalam kasus penerbitan Tabloid Obor Rakyat saat jelang Pilpres 2014, akan menjalani sidang perdana pada hari ini.

Rencana persidangan ini dinilai agak janggal karena hampir dua tahun kasus ini mengendap tanpa kabar.

Setiyardi dan Darmawan Sepriyossa mendapat panggilan dari Jaksa Penuntut Umum untuk menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Bungur Raya 24, Jakarta.


Sidang dijadwalkan akan dimulai jam 10.00 WIB. Setiyardi dan Darmawan hampir bisa dipastikan akan menghadiri sidang itu. Kesediaan mereka untuk datang sudah disampaikan Setiyardi lewat akun media sosialnya.

"Sebagai rakyat biasa, saya dan Darmawan akan menjalani sidang itu. Mohon doa dari para sahabat agar semua bisa berjalan baik dan lancar. Semoga Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa, melindungi kita dan Bangsa Indonesia," kata Setiyardi yang kala kasus bergulir menjabat Pemred Obor Rakyat.

Setiyardi lewat akun Facebook miliknya mengatakan banyak tokoh yang terkejut dengan rencana persidangan kasus Obor Rakyat yang terbit pada Pilpres 2014 lalu. Setelah dua tahun tak ada kabar berita, tiba-tiba akan digelar sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

"Saya dan Darmawan Sepriyossa Asli akan duduk di kursi terdakwa. Hari ini (kemarin) saya dihubungi banyak tokoh nasional. Mereka berasal dari beragam parpol, juga profesi. Mereka memberikan dukungan moral. Itu menggembirakan, bahwa persahabatan terjalin dalam setiap keadaan," ungkapnya.

Ia juga mengatakan bertemu Wakil Ketum DPP Gerindra, Arief Poyuono, tadi malam. Arief sendiri, seperti ditulis Setiyardi, berkomitmen untuk selalu hadir, memberikan dukungan kepada mereka di setiap sidang Obor Rakyat. [ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Bedakan Es Gabus dengan Spons Saja Tidak Bisa, Apalagi Ijazah Asli

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:09

Mendesak Pemberlakuan Cukai MBDK

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:03

Paling Ideal Kedudukan Polri di Bawah Presiden

Jumat, 30 Januari 2026 | 01:21

MBG Lebih Mendesak, Lapangan Kerja Nanti Dulu Ya!

Jumat, 30 Januari 2026 | 01:16

Eggi Sudjana Cs Telah Jadi Pelayan Kepentingan Politik Jokowi

Jumat, 30 Januari 2026 | 01:11

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

PKR Tatap Pemilu 2029 Mengandalkan Kader Daerah

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:09

Kubu Jokowi akan Terus Lancarkan Strategi Adu Domba terkait Isu Ijazah Palsu

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:04

Ahmad Luthfi Menghilang saat Bencana Menerjang Jateng

Kamis, 29 Januari 2026 | 23:38

Roy Suryo akan Laporkan Balik Eggi Sudjana Cs

Kamis, 29 Januari 2026 | 23:15

Selengkapnya