Berita

net

Hukum

Kuasa Hukum Ariesman Bantah Bocorkan BAP

SENIN, 16 MEI 2016 | 22:05 WIB | LAPORAN:

Bocornya Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kasus dugaan suap pembahasan dua rancangan peraturan daerah tentang rekamasi Teluk Jakarta terus menjadi sorotan.

Adardam Achyar selaku kuasa hukum Ariesman Widjaja membantah jika pihaknya telah membocorkan BAP terkait adanya permintaan kontribusi tambahan dari Pemprov DKI kepada PT Agung Podomoro Land.

Menurutnya, tidak ada faedah atau mencari keuntungan dengan mengumbar materi BAP, terlebih untuk kepentingan pembelaan klien.


"Setahu saya tidak ada. Untuk apa dipublikasikan? Tidak ada faedahnya untuk pembelaan Pak Ariesman," kata Adardam saat dihubungi, Senin (16/5).

Dia menambahkan, media harus bertanya kepada pihak yang pertama kali mengembor-gemborkan persoalan tersebut.

"Tanya ke Tempo, mereka dapat dari mana? Dari saya sebagai PH (penasihat hukum) ya memang tidak pernah membocorkan," tegas Adardam.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi menegaskan tidak ada BAP yang bocor ke publik. Plh Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati menjelaskan, pihak yang diperiksa juga memiliki BAP sebagai pembelaan untuk persidangan. Namun Yuyuk tidak menyatakan bahwa bocornya BAP dari pihak yang diperiksa

"Tidak ada BAP yang bocor. Tapi memang AWJ (Ariesman Widjaja) sebagai tersangka dapat salinan BAP untuk pembelaan dia," ungkap Yuyuk beberapa waktu lalu.

Pada jumpa pers sore tadi, KPK kembali menegaskan bahwa tidak ada BAP yang keluar alias bocor dari penyidik KPK.

Menurut Yuyuk, BAP akan dibuka pada saat persidangan dan bukan dibuka untuk kepentingan umum sebelum proses penyidikan rampung alias P-21

"BAP nanti akan dibuka di persidangan, jadi silakan mengikuti persidangan yang berlangsung," katanya.

Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama atau Ahok sempat dibuat geram dengan tudingan terkait adanya yang menyebut barter dana penggusuran lokalisasi Kalijodo dan penurunan kontribusi pengembang proyek reklamasi yang disebut-sebut masuk dalam BAP KPK. Dia menilai, tudingan itu fitnah dan jahat.

Tudingan itu terlontar dan menyebut hal itu berdasarkan keterangan tersangka kasus dugaan suap Raperda reklamasi, Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja kepada seorang penyidik KPK

Meskipun menurut Ahok tudingan itu tak benar adanya, dia menilai, penyidik seharusnya tidak boleh membocorkan hasil penyidikan ke publik. [wah]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya