Berita

net

Hukum

Kader Nasdem Digarap KPK Terkait Kasus Reklamasi

SENIN, 16 MEI 2016 | 16:40 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa Ketua Fraksi Partai Nasdem di DPRD DKI Jakarta Bestari Barus terkait kasus suap pembahasan Raperda zonasi reklamasi dan Raperda tata ruang kawasan strategis pantai utara Jakarta.

Usai diperiksa, Bestari mengaku ditanya seputar peran Presdir PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja dalam pembahasan Raperda. Meski demikian, Bestari mengaku tidak mengenal Ariesman. Padahal dalam agenda KPK, anggota Komisi D DPRD DKI itu dimintai keterangannya sebagai saksi untuk Ariesman yang telah menjadi tersangka.

"Kan saya tidak kenal (Ariesman)," ujar Bestari sebelum meninggalkan Gedung KPK, Jalan Rasuna Sadi, Jakarta, Senin (16/5).


Terkait pembahasan Raperda yang selalu tidak kuorum, Bestari mengaku tidak mengetahui alasan pasti mengapa politisi Kebon Sirih selalu tidak memenuhi sidang pembahasan. Anggota Badan legislasi DPRD DKI itu juga membantah pernyataan Sunny Tanuwidjaja, staf khusus gubernur DKI yang mengatakan pihak DPRD melakukan ancaman agar pembahasan Raperda selalu deadlock alias tertunda.

"Tidak ada, (sidang tertunda) hanya karena beberapa anggota yang tidak setuju. Kemudian ketidakhadiran karena ada hal-hal lain," ujar Bestari.

Fraksi Nasdem di DPRD merupakan salah satu yang setuju adanya proyek reklamasi. Bestari kembali menegaskan tidak mengetahui mengapa sebab seringnya pembahasan dua Raperda tersebut akibat tidak kuorum.

"Tanya sama yang tidak setuju, kalau kita hadir terus selama persidangan," pungkasnya. [wah] 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya