Berita

Ade komaruddin/net

Akom Tak Mau Citra Golkar Rusak Karena Salah Pilih Ketum

RABU, 11 MEI 2016 | 15:52 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

‎. Partai Golkar ke depan harus bisa menjaga citra bersih di mata rakyat. Dan Golkar akan mendapat citra positif dari rakyat jika ketua umumnya menjaga kebersihan hati dan perilaku.

Demikian disampaikan calon Ketua Umum Golkar, Ade Komaruddin. Menurut Ade, citra bersih itu akan membawa kebaikan bagi Golkar karena akan menarik hati pemilih terutama dari kalangan muda dan perempuan yang saat ini justru mayoritas.

"Kita harus dengarkan suara rakyat yang muncul. Jangan menutup mata dan telinga, namun justru harus dilihat dan didengar. Tentu kita harus jaga kebersihan partai kita. Citra kita harus bersih, jangan buruk," katanya saat sosialisasi calon ketua umum di Hotel Pullman, Surabaya (Rabu, 11/5).

Akom, biasa Ade disapa, mengatakan bahwa persepsi publik merupakan hal penting dalam politik. Persepsi publik juga sangat penting bagi Golkar.

"Begitu publik salahkan kita, maka kita harus hati-hati, karena nanti Golkar yang kena getahnya. Ini tak bisa ditawar-tawar lagi," tegasnya.

Lebih lanjut Akom mengatakan, bila Golkar bisa bersolek dengan baik maka sumber daya juga akan berdatangan dengan sendirinya. Namun, lanjutnya, kuncinya memang ada pada ketua umum.

"Yang penting ketumnya harus membersihkan hatinya, harus ikhlas, agar partai tak terbebani dengan keinginan-keinginan pribadi sang ketua umum. Jika saya terpilih sebagai ketum, maka saya harus bekerja betul untuk partai, dan partai harus menang di 2019," tandasnya.

Selain itu Akom mengatakan, aspirasi tentang pentingnya Golkar memiliki ketua umum yang bersih dan ikhlas merupakan intisari yang ia peroleh selama bersafari menemui kader-kader di daerah. Tuntutan kader Golkar di daerah memang memiliki ketua umum yang bersih dan tidak bermasalah, sekaligus bisa mengembalikan kejayaan partai yang kini dipimpin Aburizal Bakrie itu.

Akom pada bagian lain pidatonya juga menyinggung tentang perlunya Golkar kompak menghadapi tantangan di depan. Menurutnya, Golkar akan besar dan menang pemilu jika seluruh kadernya bergotong royong.

"Kalau saya dijadikan ketua umum, akan saya rangkul erat semua pihak, termasuk kandidat lain. Kenapa? Modal kita persatuan, kebersamaan. Basis kita gotong royong. Partai ini bisa makin terus besar dengan kerjasama dan gotong royong," demikian Akom. ‎[ysa]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya