Berita

Jose Mourinho/net

Olahraga

Beritakan Rencana Gaet Mourinho, Media Asing Singgung Peringkat Indonesia

RABU, 11 MEI 2016 | 07:28 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Sah, akhirnya Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menyatakan telah mencabut SK pembekuan terhadap PSSI.

Imam mengaku langsung melaporkan perihal pencabutan tersebut kepada FIFA. Alasan Cak Imam, sapaan akrabnya, ia menghargai keputusan Mahkamah Agung yang membatalkan pembekuan itu. Ia juga menghargai keinginan FIFA melakukan perubahan besar terhadap persepakbolaan Indonesia.

Setelah pencabutan itu, berbagai spekulasi masih berputar. Bukan soal wacana Kongres Luar Biasa, tetapi juga rencana pemerintah Indonesia mendatangkan pelatih kelas dunia, Jose Mourinho, sebagai pelatih kepala Tim Nasional Garuda. Indonesia menyiapkan kontrak Rp 150 miliar per tahun bagi Mourinho.


Media internasional turut menyorot keinginan Indonesia yang keluar dari mulut Menpora itu.

BBC Sport mengangkat hal itu namun tak lupa menyinggung prestasi Indonesia yang masih duduk di peringkat 185 dari 204 anggota FIFA, dan telah dilarang berlaga dalam kompetisi internasional sejak tahun lalu karena campur tangan pemerintah dalam sepak bola.

BBC mengabarkan juga bahwa niatan Menpora Imam Nahrowi terbilang serius karena sudah dibicarakan dengan Presiden Joko Widodo.

Diberitakan bahwa Nahrawi percaya Mourinho akan "membangkitkan semangat juang" dari pemain Indonesia. BBC juga mengangkat nama pelatih asal Belanda, Guus Hiddink, yang disarankan Erick Thohir selaku Ketua Komite Olimpiade Indonesia, untuk bisa menjadi pilihan kedua.

Sementara itu espnfcasia.com, memberitakan bahwa Indonesia mencoba untuk menghidupkan kembali sepakbolanya setelah bertahun-tahun tidak berprestasi dengan menyebut nama Mouriho sebagai nominator pelatih baru.

Mourinho (53), asal Portugis, dipecat oleh Chelsea pada bulan Desember lalu dan sejak itu  "The Special One" disebut-sebut akan melatih Manchester United. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya