Berita

Bisnis

Kemenaker Luncurkan Aplikasi 10 Juta Kesempatan Kerja

SELASA, 10 MEI 2016 | 12:15 WIB | LAPORAN:

Kementerian Ketenagakerjaan berkoordinasi dengan 34 kementerian, 34 lembaga pemerintah non kementerian, 121 BUMN, 15 pengelola kawasan industri, Kadin, Apindo, JICA, dan ILO untuk meluncurkan informasi pendataan kesempatan kerja melalui aplikasi yang dinamakan Sistem Informasi 10 Juta Kesempatan Kerja.

Melalui sistem berbasis online ini, semua pihak yang terintegrasi secara self assessment dapat berkontribusi dalam mendata setiap kesempatan kerja di Indonesia setiap tahunnya.

Dengan adanya sistem ini akan bermanfaat sebagai referensi dalam menyusun kebijakan pemerintah, serta perencanaan investasi swasta dan masyarakat. Pemerintah akan mampu menyusun program dan kegiatan untuk bidang pendidikan dan pelatihan kerja. Ke depan sektor-sektor pemerintah yang banyak menciptakan kesempatan kerja pada profesi bidang tertentu akan dapat dipersiapkan sumber daya manusianya sehingga tidak lagi terjadi ketidakcocokan antara keluaran pendidikan dan keterampilan dengan pasar kerja.


Data kesempatan kerja tersebut akan berguna pula untuk berbagai dimensi sektor perencanaan seperti transportasi, perumahan, perbankan, industri, listrik, air, perdagangan dan bidang-bidang lainnya.

Deputi III Kantor Staf Kepresidenan, Denni Purbasari menegaskan merupakan kewajiban negara menyediakan lapangan kerja yang layak bagi masyarakat.

"Penciptaan lapangan kerja tujuannya agar Indonesia memiliki daya saing. Kita ingin tenaga kerja kita skillfull didukung oleh teknologi sehingga produktivitasnya juga tinggi," kata Denni dalam Dialog Nawacita: 10 Juta Kesempatan Kerja sekaligus meluncurkan aplikasi Sistem Informasi 10 Juta Kesempatan Kerja di JCC Senayan, Jakarta, Senin, (10/5).

Pendataan kesempatan kerja ini, dikatakan Denni bisa dilakukan dengan saling berintegrasi antara Kemenaker dan Badan Pusat Statistik serta BPJS Ketenagakerjaan yang memiliki data tentang tenaga kerja se Indonesia.[wid]


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya