Berita

Politik

Besok, Jalan Panjang Rekonsiliasi Golkar Dibedah Dalam Diskusi Front Page

SABTU, 07 MEI 2016 | 13:48 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Walau panjang dan bertatih-tatih, langkah Partai Golkar mewujudkan mimpi rekonsiliasi akhirnya berujung pada kesepakatan menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa pada 15 Mei mendatang di Bali.

Memang upaya rekonsiliasi Partai Golkar sempat diwarnai campur tangan pemerintah lewat dua tokoh senior Golkar yang duduk di eksekutif, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menko Polhukam Luhut. Namun, Munaslub tidak akan pernah terjadi jika kedua tokoh yang berseteru, Aburizal Bakrie dan Agung Laksono, berhasil meredam ambisi kekuasaanya dan menjadi lebih dewasa dalam politik.

Kini, enam nama sudah disahkan panitia Munaslub sebagai calon ketua umum yang akan berlaga di Bali.


Mereka adalah Ade Komarudin (51), Airlangga Hartarto (53), Aziz Syamsuddin (45), Mahyudin (45), Priyo Budi Santoso (50), dan Setya Novanto (59). Harus diakui,mereka memiliki kapasitas intelektual, kemampuan politik dan jam terbang yang membuatnya pantas masuk bursa calon. Kemunculan dua calon di usia 40-an juga membuktikan kaderisasi di Partai Golkar selama ini berjalan cukup baik.

Tapi, terlepas dari konstelasi menjelang Munaslub, yang pasti kejadian politik apapun di tubuh partai beringin selalu menarik untuk dibicarakan oleh berbagai kalangan, mulai dari kalangan elite, pemerhati politik, aktivis, sampai masyarakat awam.

Karena itulah, Kantor Berita Politik RMOL akan menggelar diskusi Front Page dengan mengangkat tema "Jalan Panjang Rekonsiliasi Golkar". Jika tak ada aral melintang, diskusi akan digelar esok hari, Minggu 8 Mei 2016, di Restoran Dua Nyonya, Cikini, Jakarta Pusat, tepat pukul 12.00 WIB.

Para pembicara tak hanya akan membahas bagaimana Golkar mampu survive dari badai konflik internalnya, tetapi juga akan menganalisa lebih jauh bagaimana nasib mimpi rekonsiliasi, peta pertarungan para calon ketua umum, arah politik Golkar di tangan ketua umum baru dan seperti apa hubungan kepartaian Golkar dengan partai-partai pemerintah saat ini. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya