Berita

sadiq khan/net

Dunia

Kemenangan Sadiq Khan Bukti Politik Identitas Lebih Merugikan

SABTU, 07 MEI 2016 | 13:13 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Terpilihnya Sadiq Khan (45), politisi dari Partai Buruh, sebagai Walikota London pertama dari kalangan Muslim dianggap para pemerhati politik internasional sebagai tonggak bersejarah dalam perpolitikan Barat.

Pemerhati politik tanah air, Muhammad AS Hikam, ikut berpendapat soal kemenangan pria keturunan Pakistan itu.

Menurutnya, terpilihnya Khan tentu bukan tanpa halangan serius khususnya dari kelompok konservatif. Mereka melakukan kampanye hitam terhadap aktivis pembela kaum buruh itu, dengan menyebutnya sebagai bagian dari ekstremisme Islam, pendukung anti-Semitisme, dan memberikan oksigen bagi kaum radikal Islam. Kampanye hitam semacam itu juga yang dihembuskan oleh rival terdekat Khan dari kubu Konservatif, Zac Goldsmith (41).


"Kampanye hitam semacam itu ternyata malah menjadi bumerang bagi Goldsmith dan partai konservatif, karena para pemilih di kota London justru semakin banyak yg mendukung Khan, yang platform politiknya antara lain memperjuangkan perumahan yang terjangkau harganya bagi rakyat," ujar Hikam lewat media facebook beberapa saat lalu.

Keberhasilan Khan, lanjut Hikam, bisa menjadi "kaca benggala" bahwa politik identitas yang ekstrem akan cenderung merugikan dan kontraproduktif di dalam masyarakat yang majemuk dan terbuka serta menerapkan sistem demokrasi.

Politisi radikal konservatif seperti Zac Goldsmith, dan bisa jadi termasuk Donald Trump yang kini menjadi calon presiden Amerika Serikat dari Republik, akhirnya ditinggal oleh para pemilih yang lebih mementingkan kesejahteraan dan hubungan sosial damai dan harmonis.

"Demokrasi yang efektif akan membuka pintu bagi kompetisi para calon pemimpin yang berkualitas dan menghasilkan kepemimpinan yang inklusif, bukan eksklusif," kata mantan Menteri era Presiden Abdurrahman Wahid ini.

Hikam pun membandingkan dengan kondisi rakyat Indonesia yang kini sedang berjuang melakukan konsolidasi demokrasi, dan dalam proses tersebut menghadapi rongrongan dan gangguan dari pihak-pihak yang mengusung politik identitas dan sektarianisme radikal. (Baca juga: Perkenalkan, Sadiq Khan Walikota Muslim Pertama Bagi London)

"Keberhasilan Khan bisa memberi tambahan semangat dan optimisme bahwa kerja-kerja yang konsisten dalam menerapkan sistem demokrasi akan memberikan manfaat lebih besar bagi anak bangsa dan negeri tercinta Indonesia," pungkas Hikam.[ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya