Berita

Syarif/Net

Nusantara

Syarif Gerindra Minta Ahok Benar-benar Terbuka Soal Penertiban Lahan

JUMAT, 06 MEI 2016 | 14:10 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Basuki dihimbau untuk lebih terbuka atas keputusannya menertibkan lahan di lima wilayah dalam bulan ini, yakni kawasan Leuser Kebayoran Baru, Rawa Jati, Benhil, Klender, dan Luar Batang.

"Saya sih minta kepada Gubernur berkali-kali, kalau perencanaannya dibuka ke publik," kata Anggota DPRD DKI dari Fraksi Gerindra, Syarif ketika dihubungi, Jumat (6/5).

Dia menilai, Pemprov DKI harus jeli bahwa dengan menertibkan suatu lahan masyarakat tak hanya kehilangan rumah, tetapi juga mata pencaharian. "Rusunnya yang tersedia seperti ini (kurang) orang kehilangan pekerjaan, anak sekolah juga," ungkapnya.


Bahkan dalam kenyataannya, lanjut Syarif, janji-janji Ahok yang menjamin pendidikan anak-anak yang terkena gusur tidak terlaksana dengan baik.

"Silahkan lihat, kita bisa cek bareng-bareng, rusun mana? Rawa Bebek ayo kita cek. Tidak ada anak sekolah dijemput. Tapi karena ketidakberdayaan warga itu ya sudah mau bagaimana lagi, akhrinya meratapi penderitaan," sesalnya.

Syarif juga menilai Ahok sejauh ini terlalu banyak alibi. "Mau membeli tanah warga untuk diwakafkan kan katanya, ah macam-macam," imbuhnya.

Oleh sebab itu, Syarif mengakui dirinya merasa terpukul dan khawatir peristiwa Mbah Priuk kembali terulang di Jakarta Utara.

"Saya sebenarnya ngebatin juga ya, saya khawatir itu terulang lagi, ngeri, dekapitalisasi orang yang berkepentingan kan," tukas dia. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya