Berita

Indonesia Galang Dana untuk Pengungsi Suriah Lewat UN Int'l Bazaar

JUMAT, 06 MEI 2016 | 01:36 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Indonesia kembali berpartisipasi dalam Bazaar Internasional yang diselenggarakan di Markas Besar PBB di New York, 4 Mei 2016,  dengan membuka 2 (dua) stand khusus. Yaitu untuk aneka kerajinan khas Indonesia dan makanan khas Tanah Air.

Berbagai kerajinan dan cendera mata Indonesia yang ditampilkan antara lain berupa kain dan selendang batik, tas tangan, hiasan meja, topeng batik serta perhiasan khas nusantara. Sedangkan untuk makanan, tersedia nasi rendang, mie goreng, bakso, sate ayam dan es teler serta kerupuk dan rempeyek.

Meskipun cuaca cukup dingin, UN Visitor Center, khususnya stand Indonesia, tetap diramaikan oleh kerumunan pengunjung yang tidak ingin ketinggalan acara tahunan yang diselenggarakan oleh UN Women’s Guild (UNWG) di bawah patron Mrs. Ban Soon-taek, istri Sekretaris-Jenderal PBB. Pengunjung Bazaar bukan hanya dari kalangan diplomatik yang memang tengah bertugas di PBB, namun juga para istri diplomat dan khalayak umum.


Antusiasme pengunjung yang tinggi terlihat dari ramainya pengunjung stand Indonesia. Selain banyak membeli aneka kerajinan khas Indonesia, bahkan makanan khas Indonesia yang dijual dalam bazaar tersebut pun habis dibeli pengunjung.

"Come and try Indonesian food, the best food in town," seru Duta Besar Dian Triansyah Djani, Wakil Tetap RI untuk PBB di New York seraya mengajak para pengunjung mengunjungi stand Indonesia.  

Dalam siaran persnya yang diterima, Ketua Dharma Wanita Persatuan PTRI New York, Ibu Lista Damayanti Djani, menjelaskan acara bazaar tahunan ini merupakan salah satu kegiatan terbesar UNWG dan merupakan ajang yang paling tepat untuk mempromosikan seni budaya Indonesia dalam bentuk aneka kerajinan tangan berkualitas maupun makanan khas Indonesia yang makin dikenal masyarakat dunia.

Kesuksesan partisipasi Indonesia dalam bazaar tahunan ini tidak lepas dari peran aktif dan dukungan Dharma Wanita Persatuan PTRI New York.

Dia menambahkan hasil keuntungan penjualan aneka barang dan makanan yang diperoleh dalam bazaar sehari ini akan disumbangkan kepada Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) untuk para pengungsi perempuan dan anak-anak Suriah maupun mendukung berbagai kegiatan UN Women’s Guild yang difokuskan pada perempuan dan anak-anak perempuan di berbagai belahan dunia.

Bazaar ini diramaikan oleh stand dari kurang lebih 39 negara untuk kerajinan dan 50 negara untuk makanan khas dari negara masing-masing. Tidak heran jika Markas Besar PBB tampil semarak berkat dekorasi dan warna-warni produk khas negara-negara yang dijual serta semerbak wangi makanan tradisional masing-masing negara peserta. [zul]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Ketum PDIP Tinjau Kantor Baru Megawati Institute

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:14

Polisi Bongkar Jaringan Senpi Ilegal Dipakai Begal, Dijual di Facebook Hingga Tokopedia

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:09

Bupati Sudewo dan Tiga Kades Kajen Resmi Ditahan, Digiring ke Rutan Pakai Rompi Oranye

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:53

Wapres Gibran Blusukan ke Pasar Borong Daun Bawang

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:48

Istana Rayakan Prestasi Timnas Maroko sebagai Runner-Up Piala Afrika 2025

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:32

Polisi Sudah Periksa 10 Saksi dan Ahli Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:29

Komisi II Hanya Fokus Revisi UU Pemilu, Bukan Pilkada

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:22

Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra Usai Dicalonkan Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:10

Bupati Pati Sudewo dan Tiga Kades Patok Harga hingga Rp225 Juta per Jabatan Perangkat Desa

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:00

Daftar 28 Perusahaan Sumatera yang Izinnya Dicabut Prabowo

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:56

Selengkapnya