Berita

ahok/net

Ahok Ngaku Difitnah Atas SP1 Luar Batang

RABU, 04 MEI 2016 | 18:10 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Kabar beredarnya Surat Peringatan Pertama (SP1) untuk warga Kampung Luar Batang, Penjaringan dianggap sebagai upaya fitnah terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Padahal, menurutnya hingga saat ini Pemprov DKI belum mengeluarkan surat peringatan apapun untuk warga yang rencananya akan digusur.

"Makanya kalau SP1 palsu berarti mau nyerang saya dong, itu kan fitnah. Saya belum dapat laporan intel soal itu," jelas Ahok di Gedung Balai Kota, Rabu (4/5).

Ahok mengaku mengetahui informasi beredarnya SP1 palsu tersebut dari Sekretaris Daerah Saefullah.


"Tidak tahu, saya tidak lihat buktinya. Sekda sampaikan ke saya, saya bilang anda punya tidak? Tidak dapat ambil karena buru-buru jalan," bebernya.

Diketahui, Senin (2/5) malam lalu di Kampung Luar Batang sempat terjadi keributan lantaran kunjungan Sekda DKI, lurah dan camat Penjaringan. Warga mengira kedatangan para pejabat itu untuk melakukan penertiban lantaran sudah beredar SP1.

"Saya cek apa sebetulnya masalahnya, ternyata ada beredar SP1 dari gubernur, dari wali kota dan Satpol PP. Saya bilang itu palsu, makanya saya menduga ini ada yang menggerakkan," jelas Saefullah. [wah]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya