Berita

basuki tjahaja purnama/net

Politik

Pernah Ancam Copot Dirut Ancol, Omongan Ahok Kini Berbeda

RABU, 04 MEI 2016 | 17:40 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama berdalih saat dikonfirmasi niatannya mencopot Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol, Gatot Setyo Waluyo dari jabatannya jika terbukti terlibat suap reklamasi teluk Jakarta.

Dalam kasus itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Presiden Direktur Agung Podomoro Land, Arieswan Widjaja dan anggota DPRD DKl Jakarta, Mohamad Sanusi sebagai tersangka.

"Enggaklah, kamu tunggu saja," singkat Ahok yang ditemui di kawasan pantai utara Jakarta, Rabu (4/5).


Sebelumnya, Ahok pernah mengatakan bahwa pihak Ancol selaku salah satu Badan Usaha Milik Daerah yang mendapat izin reklamasi, termasuk yang keberatan dengan poin bagi hasil 15 persen kepada Pemda DKI dari nilai jual objek pajak (NJOP), dari setiap hak guna bangunan dan hak pengelolaan yang dijual.

"Saya sudah curiga, pasti ada sesuatu nih, Ancol aku marahin, Gatot (Gatot Setyo Waluyo/Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol) ikut-ikutan saya marahin. Kan Ancol dapat izin juga. Saya tanya Gatot, kamu keberatan enggak 15 persen. Dia bilang sebenarnya keberatan Pak. Wah kurang ajar kamu. Kalau kamu enggak bisa, saya ganti. Direktur saya bilang, berarti Gatot sekongkol main, sepakat keberatan," ujar Ahok ketika itu.[wid]  

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya