Berita

foto: net

Nusantara

Massa Buruh Dilarang Melintas Di Jalur Car Free Day

MINGGU, 01 MEI 2016 | 07:57 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di kawasan Bundaran HI-Sudirman, Jakarta, Minggu (1/5), tetap berjalan meski bertepatan dengan Hari Buruh.

Seperti biasa, CFD di kawasan Bundaran HI-Sudirman berlangsung mulai pukul 06.00 hingga pukul 11.00 WIB. Dengan demikian, selama periode waktu tersebut massa buruh tidak diizinkan melintasi kawasan CFD.

Namun massa buruh yang tetap ingin melakukan unjuk rasa pada peringatan Hari Buruh akan tetap difasilitasi. Polisi siap mengawal massa buruh menuju ke parkir IRTI Monas, salah satu tempat peringatan Hari Buruh. Menuju ke Monas, Polisi akan melakukan pengalihan arus agar tidak melewati rute CFD.


"Pengalihan arus peserta dari peringatan May Day itu tidak dibolehkan melalui jalur Sudirman-Thamrin," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Risyapudin Nursin, Minggu (1/5).

Sementara di kawasan Bundaran HI-Sudirman, seperti pantauan redaksi, memang tidak ada kegiatan yang signifikan terkait aksi demo buruh yang acap kali dilakukan oleh serikat buruh di hari besarnya.

Salah satu warga asal Ciputat, Agus (31) menuturkan dirinya bersama keluarga tetap melakukan aktivitas bersepeda di kawasan sekitar Monas dan Bundaran HI.

"Tetep olahraga naik sepeda sama keluarga," ujar Agus di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Dia menilai aksi buruh kali ini sudah diantisipasi oleh aparat keamanan sehingga dirinya meyakini akan aman.

Ruas jalan sepanjang ring satu pun masih berjalan seperti biasa. Ratusan masyarakat melakukan aktivitas olahraganya sewajarnya. Selain itu, ribuan pasukan keamanan dikerahkan di berbagai titik untuk mengatisipasi jika ada kericuhan terkait aksi demo buruh hari ini.

Diketahui, ada beberapa titik yang menjadi lokasi demo buruh di May Day 2016, diantaranya Istana Negara, Monas, gedung DPR, hingga berakhir di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) sebagai puncak May Day yang dimeriahkan dengan menyampaikan tuntutan-tuntutan mereka. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya