Berita

Ganjar Pranowo/setkab

Pesan-pesan Jokowi Kepada Alumni UGM

KAMIS, 28 APRIL 2016 | 13:49 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Joko Widodo menerima audiensi dari Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA), di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (28/4). Menurut Ketua Umum KAGAMA Ganjar Pranowo,  pertemuan ini membahas kontribusi para alumni perguruan tinggi untuk bangsa dan negara.

Jokowi berpesan kepada seluruh KAGAMA untuk melakukan reformasi total, salah satunya reformasi politik. Kepala Negara berharap KAGAMA karena ada alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) untuk menggeser jargon atau predikat politisi jadi negarawan yang ada selama ini.

"Agar musuh kita itu nanti jelas, bukan antara kelompok kita sendiri tetapi berorientasi pada negara lain yang sudah maju," ujar Ganjar kepada wartawan usai diterima Presiden Jokowi.


Hal lain, Jokowi juga meminta KAGAMA untuk membuat nation branding. Dia menjelaskan, setelah bangsa ini kompak, bangsa ini mau ke mana, mau saingan apa, serta nasional bagaimana, provinsi bagaimana, kota seperti apa brandingnya.

"Kebetulan saya sebagai ketua umum KAGAMA juga sebagai kepala daerah, permintaan dari focusing terhadap potensi yang ada di daerah sehingga ini kita harapkan bisa nantinya menjadi sebuah warisan kekuatan dari ke-Indonesia-an kita," jelas Ganjar.

Tugas lain yang diberikan Jokowi, lanjut Ganjar,  KAGAMA diminta untuk membuat atau ikut memikirkan strategi nasional jangka panjang dalam bidang ekonomi, politik sosial, budaya, dan hukum. "Kira-kira kalau Indonesia ini 10 tahun lagi 15 tahun lagi, kayak apa?" ujarnya.

Karena itu, menurut Ganjar, dia akan coba mendorong dan bekerja sama dengan ikatan alumni universitas lain, seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Brawijaya, Universitas Islam Indonesia (UII), Universitas Padjajaran (UNPAD), Universitas Sebelas Maret (UNS) untuk berkumpul dan tindak lanjuti agar program-program kebangsaan ini bisa segera dibereskan.

"Yang terakhir, tentu apresiasi kita pada reformasi yang lebih fundamental itu kita coba membantu untuk ikut me-watch sekaligus mencarikan way out dari beberapa persoalan yang ada, khususnya dalam deregulasi yang sudah sampai paket ke-11," terang Ganjar.

Dia mengatakan bahwa akan meminta anggota KAGAMA di seluruh dunia untuk berperan mengawal bagaimana paket deregulasi bisa berjalan dan orientasi pada rakyatnya bisa berjalan. Termasuk, antara lain infrastruktur yang tidak hanya Jawa sentris, membantu seoptimal mungkin agar kemudian infrastruktur berkembang. Sehingga gap antar daerah tidak terlalu tinggi, termasuk menyediakan SDM, KIS, KIP, dan pendidikan vokasi.

"KAGAMA juga akan membuat sekolah perguruan tinggi vokasi yang kita harapkan nanti bisa mengisi ruang-ruang kosong ini untuk bisa kita dorong," jelas Ganjar seperti dilansir dari setkab.go.id.

Dalam kesempatan itu juga, KAGAMA menyerahkan buku kerja sama antara KAGAMA dengan Kompas yang berjudul Teras Kita. Ia mengatakan, berangkat dari inspirasi ini, Presiden Jokowi meminta perguruan tinggi untuk memikirkan pelaksanaan tahap per tahap persoalan  bangsa agar itu measurable, sehingga bisa sampai pada tujuan sesuai dengan pembukaan UUD. [rus]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai untuk Bangun Ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16

7 Cara Mencegah ISPA saat Musim Kemarau

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:10

ITDC Buka Suara soal Laporan Dugaan Korupsi PPK Mandalika ke KPK

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:07

Nadiem Apresiasi Mahasiswa yang Turun ke Jalan

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:04

Usulan Penderita TB Jadi Penerima MBG Harus Dikaji Matang

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01

Kemenkeu Belum Berminat Miliki Saham BEI

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:59

Tiga Pejabat Bea Cukai Segera Diadili Gegara Terima Suap dan Gratifikasi Rp71 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:53

Update Harga iPhone Terbaru di Indonesia 22 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49

Kuasa Hukum Sulaiman Minta Komnas HAM Awasi Dugaan Kriminalisasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:45

Joko Anwar Umumkan Pengabdi Setan 3 Akan Tayang 2027

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:32

Selengkapnya