Berita

ilustrasi/net

KPI Harus Selesaikan Dulu Kasus Azimah Secara Internal

KAMIS, 28 APRIL 2016 | 11:59 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) harus menyelediki dan menuntaskan kasus internal yang kini menjadi perhatian publik. KPI juga harus mengklarifikasi persoalan kepada pihak-pihak yang bersangkutan.

Demikian disampaikan anggota Komisi I DPR, Evita Nursanty. Pernyataan Evita ini terkait dengan status anggota KPI, Azimah Subagijo. Azimah diduga masih aktif di pengurusan partai dan ormas parpol.

"Kami juga menerima laporan soal Azimah yang merupakan partisan parpol. Ada yang bilang kader PKS, ada yang bilang kader Golkar. Nah kita belum bisa memastikan laporan itu benar atau tidak," ujar Evita.


Komisi I, sambung Evita, meminta kepada KPI untuk mengklarifikasi soal aduan terkait Azimah tersebut. Hal ini  untuk tetap menjaga independensi KPI sebagai lembaga pengawas penyiaran.

"KPI harus menyelidiki kasus ini. Mereka juga harus menyelesaikan masalah internal mereka," katanya. [ysa]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya