Berita

Mobil Alphard yang dipakai anak Sugiharto mengejar kakaknya, sebelum menabrak sejumlah kendaraan lain.

Mobilnya Dipinjam Buat Foto, Anak Bekas Menteri Ngamuk

Korbannya Pengendara Motor, Artis, Anak Mendagri
SABTU, 23 APRIL 2016 | 09:09 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kelakuan dua anak eks Meneg BUMN Sugiharto ini tidak patut dicontoh. Mereka cek-cok urusan sepele, mobil dipinjam buat foto, dikira lecet lantas ngamuk. Keduanya melakukan aksi kejar-kejaran mobil di jalanan hingga menabrak mobil sana-sini. Lima mobil rusak dan satu pengendara motor luka-luka. Di antara mobil yang ditabrak ada milik artis dan anak Mendagri Tjahjo Kumolo.

Wajah Sugiharto terkejut saat melihat puluhan wartawan, warga sekitar dan beberapa polisi berkerumun di halaman rumahnya, Jalan Ciniru 1 No.3 Kebayotan Baru, Jakarta Selatan, Kamis (21/4) malam. Sugiharto baru saja pulang kerja. "Ada apa ini ramai? Kok ada wartawan segala?," tanyanya dengan wajah melongo. Kagetnya bertambah saat melihat kondisi mobil Mercedez Benz AMG bernomor pelat B55 LK milik anaknya yang terparkir di halaman rumah. Kaca depan mobil sport dua kursi itu retak-retak akibat pukulan di mana-mana.

Stephen Counqer (26), anak keempat Sugiharto lalu menghampiri ayahnya.


Stephen yang emosi menjelaskan kejadian yang bikin wartawan berkerumun di kediaman ayahnya. Bahwa anak keenamnya, Hadi Prasetyo alias Andrew (16) menabrak 6 mobil. "Anakmu mau bunuh saya," katanya. Mendengar itu, mulut Sugiharto tambah menganga.

Jika disimak, kejadian yang menimpa keluarga eks Komisaris Utama PT Pertamina itu memang mirip betul dengan sinetron-sinetron yang ditampilkan di televisi. Cek-cok keluarga gegara urusan sepele, lalu berlanjut kejar-kejaran mobil di jalanan. Stephen dan Andrew adalah anak Sugiharto tapi lain ibu.

Insiden kejar-kejaran itu terjadi Kamis sore jelang maghrib. Diawali ketika Stephen meminjam mobil sport Mercedez Benz AMG milik Andrew untuk keperluan pre-wedding. Saat Stephen berfoto-foto ria itu, Andrew tiba-tiba datang lalu ngamuk. Alasannya, mobil sportnya itu jadi lecet-lecet. Tak ingin meladeni, Stephen kemudian menghindar. Lalu mengajak tunangannya keluar menumpang mobil Chevrolet Captiva berwarna hitam. Maksudnya mau cari makan sekaligus menenangkan diri. Tak dikira, emosi adiknya itu belum tuntas. Andrew mengejar kakaknya dengan Alphard hitam bernomor pelat B 121 HMS. Andrew menyeruduk dan memepet mobil Stephen.

Tak ingin jadi bulan-bulanan, Stephen injak gas lebih dalam. Aksi kejar-kejaran terjadi dan terus berlanjut hingga ke Jalan Senopati, Jakarta Selatan. Dalam aksi itu lima mobil dan dua motor jadi korban karena ditabrak mobil Andrew.

Mereka yang jadi korban di antaranya mobil milik artis Kartika Putri dan mobil yang dikendari Detri Warsdanto, anak Mendagri Tjahjo Kumolo. Dalam insiden itu, sopir Kartika Putri mengalami patah tulang kaki, sementara pengendara motor luka-luka. Selanjutnya, Stephen pulang ke rumah. Pria berperawakan besar dan berkulit putih itu langsung menghajar mobil sedan Mercedes Benz AMZ milik Andrew. Kaca depan, serta bodi mobil itu dirusak.

"Baru SMA tapi sudah dikasih mobil. Jadi begini. Nabrakin mobil orang. Gara-gara dia jari saya juga robek," keluh Stephen kepada ayahnya. Setelah mendengar laporan anaknya, Sugiharto langsung bergerak. Dia menjelaskan, peristiwa itu memang murni masalah keluarga.

Dia berjanji kepada semua korban kelakuan anaknya akan mendapatkan ganti rugi. Mobil yang rusak atau penyok akan diganti berapapun biayanya. Biaya rumah sakit korban yang luka juga akan ditanggung. "Terhadap korban, dilakukan musyawarah dan diselesaikan secara damai," kata Sugiharto.

Kemarin, Kasatlantas Polres Jakarta Selatan, AKBP Dody berjanji akan memproses kasus dengan mengecek SIM milik Andrew yang ternyata usianya masih 16 tahun.

Mendagri Tjahjo Kumolo mengkonfirmasi soal anaknya yang turut jadi korban. Dia bilang, anaknya sempat mengejar pelaku ke rumahnya. Mobil anaknya itu memang tidak rusak parah, hanya tergores. Namun korban lain beda ceritanya. Ada yang mobilnya penyok dan terluka parah. "Ini harus diproses hukum dan tanggung jawab sama yang luka parah itu," kata Tjahjo, di Jakarta, kemarin. ***

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya