Berita

Nasdem Harus Jadi Teladan Fraksi Lain Di DPR

KAMIS, 21 APRIL 2016 | 15:33 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Meski baru satu tahun setengah berada di DPR, Fraksi Nasdem yang dikomandoi oleh Viktor Laiskodat sudah menorehkan sejumlah prestasi.

Dicatat, WikiDPR, sepanjang masa sidang ketiga mulai 11 Januari 2016 hingga 18 Maret 2016 misalnya, Fraksi Partai Nasdem tercatat sebagai presensi paling tinggi dengan rata-rata 63 persen kehadiran dalam setiap sidang. Di bawahnya ada Gerindra (60 persen), Hanura (58 persen), PKS (58 persen), Golkar (56 persen), PKB (55 persen), PAN (55 persen), Demokrat (54 persen), PPP (45 persen) dan PDIP (42 persen).

Founder sekaligus pengelola WikiDPR, Hayati Indah Putri mengapresiasi atas capaian itu. Sebab, sebagai fraksi paling muda, Nasdem sudah patut dijadikan contoh bagi fraksi lainnya.‎ Dan fraksi-fraksi lain harus termotivasi dengan catatan presensi masa sidang ketiga ini.

"Nasdem sebagai fraksi baru, tapi daftar kehadirannya dalam sidang-sidang DPR paling tinggi. Fraksi-fraksi lain yang sebenarnya sudah lebih dulu duduk di DPR, tingkat presensinya harus lebih baik atau setidaknya sama dengan Nasdem," kata Indah.

Namun begitu, Indah berharap Fraksi Nasdem tak lantas puas dengan capaian itu. Sebab, kinerja DPR secara umum masih belum memuaskan.‎

Wakil Ketua Fraksi Nasdem Irma Suryani Chaniago mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota Fraksi Nasdem atas kerja kerasnya. Ke depan, dia berharap fraksinya bisa menjadi katalisator perubahan di DPR.

Tak hanya itu, anggota Komisi Ketenagakerjaan itu berharap, 36 anggota DPR Fraksi Nasdem juga bisa mewarnai tiap perumusan dan penetapan kebijakan di DPR. Karenanya, ide dan pemikiran anggota Dewan mesti dituangkan dalam setiap sidang DPR.

Masing-masing anggota, baik dari Fraksi Nasdem maupun fraksi lain harus terbiasa memperbarui ide dan gagasan guna mencari solusi bagi setiap persoalan publik.

"Jika hal itu melekat menjadi kebiasaan para anggota DPR, idealisme para wakil rakyat akan terjaga, dan secara perlahan kinerja DPR akan membaik," demikian Irma. [ysa]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Trump Tunjuk Katie Zacharia Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27

Saat Outing Kantor Bergeser Jadi Strategi Korporat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09

Harga Emas Meroket di Akhir Pekan Jadi Semahal Ini

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57

FORU Anjlok 11,39 Persen, Transaksi Tembus Rp253 Miliar saat IHSG Rebound

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44

Komisi V DPR Wanti-wanti Tiga Kementerian Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Ojol

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30

Harga Logam Dunia Bangkit Usai Aksi Borong di Level Rendah

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01

Tiga Anggota OPM Meninggal Dunia Usai Kontak Tembak di Maybrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46

Teguh Santosa: Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri, Komjen Asep Resmi Jadi Irwasum

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17

Wall Street Tutup Pekan Kedua di Zona Hijau

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya