Berita

pras

Pras Akui Pernah Ajak Ongen, Selamat, Dan Taufik Ke Rumah Aguan

RABU, 20 APRIL 2016 | 20:09 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi mengakui pernah bertemu dengan Chairman PT Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma. Namun, dia lupa kapan waktu pertemuan dengan pengusaha kakap yang lebih akrab disapa Aguan tersebut.

"Jadi gini, waktu itu saya lupa kapan. Jadi tuh kan saya sama Pak Aguan pernah jadi anak buahnya. Pernah kerja di salah satu perusahaannya. Saya ini kan istilahnya bisa sampai kayak gini, kan salah satunya kan dukungan dari dia," ujar Prasetio ketika dihubungi, Rabu (20/4).

Setelah menjabat sebagai Ketua DPRD, sambung Pras, dia jarang bersilaturahmi dengan bekas bosnya tersebut. Makanya, dia menyambangi kediaman Aguan di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.


Dalam pertemuan tersebut, politikus PDIP ini mengajak Wakil Ketua DPRD Fraksi Gerindra Mohammad Taufik, Ketua Fraksi Partai Hanura DPRD DKI Mohammad Sangaji, dan Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Selamat Nurdin.

Di sana, lanjut Pras, Taufik mengajak bekas Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi yang saat ini telah dijadikan tersangka oleh KPK karena diduga menerima suap dari bos Agung Sedayu Group.

"Secara pribadi saya datang ke sana lah. Aku nggak ada pikiran apa-apa. Aku ngajak yang lain ya, biar aku kenalin sama bos, kita silahturahim saja lah. Saya ajak Ongen dan Selamat Nurdin ketemu sama Pak Taufik. Kan mereka nggak kenal sebelumnya. Di rumahnya (Aguan) hari Minggu," kata Prasetio.

Namun, dia membantah dalam pertemuan tersebut membahas soal Rancangan Peraturan Daerah tentang Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Provinsi DKI Jakarta dan Raperda tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta yang saat itu tengah dibahas oleh Baleg DPRD DKI Jakarta.

"Nggak tahu kalau Sanusi dan yang lain (bicara apa). Nah, pas di situ nggak berapa lama kan saya perokok. Saya keluar (buat ngerokok). Pak Aguan masuk lagi karena ada tamu, terus saya pulang," ujar dia.

"Ngomong biasa saja becanda saja. Nggak ada yang spesifik soal Raperda. Cuma saya kenalin saja (Taufik, Ongen dan Selamat). Ini kan simpang siur. Seolah-olah ada pembicaraan soal raperda," kata Sekretaris DPD PDIP DKI Jakarta itu menambahkan.

Soal pertemuan anggota DPRD DKI Jakarta ini dengan Aguan disampaikan pertama kali oleh kuasa hukum Sanusi, Irsan Gusfrianto pada Senin (18/4) kemarin di gedung KPK. [zul]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya