Berita

foto: rmol

Nusantara

REKLAMASI TELUK JAKARTA

Bersandar Di Pulau G, Ribuan Nelayan Lakukan Penyegelan

MINGGU, 17 APRIL 2016 | 10:54 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Setelah bersusah payah, ribuan nelayan akhirnya bisa bersandar di Pulau G, salah satu pulau yang sedang dibangun Pemprov DKI Jakarta lewat kegiatan rekmasi Teluk Jakarta.

Awalnya, para nelayan yang menggunakan perahu kesulitan bersandar ke Pulau G, terhambat karena mengendapnya lumpur hasil penggalian reklamasi. Namun, karena kerja keras dan gotong royong mereka, akhirnya berhasil juga.

Mendarat di Pulau G, para nelayan yang didukung oleh Forum Kerukunan Nelayan Muara Angke, Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta, KNTI Jakarta, WALHI Jakarta, Kontras, YLBHI, LBH Jakarta, SP, KIARA, KOPEL, JRMK, UPC, ICEL, PBH Dompet Dhuafa, ForBali Jakarta, BEM FIB UI, ILUNI, Semar UI, KSPI, Institut Hijau Indonesia, Pergerakan Indonesia, Rujak, FSPMI, dan KBTA ini melakukan menyegelan dengan teatrikal atau simbolik.


Dalam aksi penyegelan Pulau G, mereka juga membentangkan spanduk besar, plang dan nelayan line.

Rencananya, aksi serupa akan dilakukan di Pulau D.

Seperti diberitakan, penyegelan ini dilakukan oleh para nelayan dengan kembali melaut, sebagai tanda terima kasih atas keputusan Pemerintah dan DPR menghentikan kegiatan reklamasi Teluk Jakarta.

Perkembangan terakhir, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti dan Komisi IV DPR sepakat untuk menghentikan sementara proyek reklamasi Teluk Jakarta sejak Rabu (13/4). Celakanya, di lapangan kegiatan reklamasi masih berlangsung.

Untuk menyikapi itulah para nelayan Teluk Jakarta melakukan aksi syukuran keputusan penghentian kegiatan reklamasi dengan cara aksi teatrikal/simbolik segel pulau oleh nelayan dan masyarakat. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya